#peratin#ileggallogging#beritalambar

Pemkab Serahkan Kasus Peratin Batuapi ke Jalur Hukum

( kata)
Pemkab Serahkan Kasus Peratin Batuapi ke Jalur Hukum
dokumentasi pixabay.com

Liwa (Lampost.co) – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyerahkan sepenuhnya kasus pembalakan liar yang dilakukan peratin Batuapi, Kecamatan Pagardewa, kepada aparat hukum. Sebab, tindakan tersebut tidak mendukung program pemkab tentang konservasi.

 Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, mengaku kecewa dengan sikap peratin Batuapi. "Kami sangat kecewa dengan sikap peratin Batuapi yang seyogianya harus mendukung program pemkab tentang konservasi. Namun, justru melakukan hal yang berlawanan," ujar Parosil, Jumat , 29 November 2019

Ia berharap ke depan kejadian ini menjadi pelajaran bagi  peratin lainnya. Bupati menegaskan peratin harus menjadi contoh bagi masyarakat dan mendukung program pemerintah. Ia pun menyerahkan masalah tersebut sepenuhnya kepada aparat hukum.

Parosil mengajak seluruh elemen untuk mendukung program pemerintah tentang konservasi. Karena program ini untuk masa depan anak cucu kelak dan demi kesejahteraan masyarakat.

“ Program konservasi adalah upaya untuk menjaga unsur hara tanah agar bisa menjadi lebih baik untuk menekan resiko bencana alam,” ujarnya.

Wabup Mad Hasnurin menambahkan hutan lindung/kawasan harus dijaga keasliannya. “Jangan sampai terjadi kerusakan dengan menebang kayunya yang mengakibatkan banjir bila musim hujan,” ujarnya.

Pihaknya akan terus membina para peratin dan masyarakat.  “Mereka sudah dikasih tahu tentang apa yang harus  dilakukan, baik dengan masyarakat maupun lingkungan, khususnya dengan alam sekitarnya, terlebih terhadap hutan lindung dan hutan kawasan,” ungkapnya.

 

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar