Covid-19

Pemkab Pringsewu Tak Kendor Sosialisasikan 3M

( kata)
Pemkab Pringsewu Tak Kendor Sosialisasikan 3M
(Dok. pixabay.com)


PRINGSEWU (Lampost.co) -- Meskipun Satgas Covid-19 selalu melakukan patroli di masyarakat seperti di jalan raya, tetapi penularan pasien Covid-19 di Pringsewu beberapa hari terakhir masih saja terjadi. 

Humas tim gugus tugas penanganan Covid-19 Pringsewu Samsir Kasim, kepada Lampost.co, Minggu (13/12/2020), menyatakan sikap abai atau masa bodo dinilai menjadi sebab munculnya penularan. Selain itu, orang tanpa gejala (OTG) yang sulit dideteksi menjadi bagian yang menyumbang penularan kasus baru. 

Samsir Kasim menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu tidak bosan-bosannya memberikan edukasi kepada masyarakat, baik melalui radio, pemberitaan di media massa dan online bahkan melakukan imbauan langsung. "Kita tidak kendor untuk terus menyosialisasikan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak," ungkapnya. 

Tetapi, kata Samsir, lamanya masa pandemi membuat masyarakat menjadi jenuh dengan melakukan protokol kesehatan, sehingga kemungkinan warga menjadi abai. 

Dia menjelaskan patroli satgas Covid-19 sebenarnya sudah cukup memberi jera masyarakat, apalagi dengan sanksi sosial yang sering diberikan kepada pelanggar. Tetapi terkadang pada operasi selanjutnya masih saja ditemukan warga yang tidak patuh pada protokol kesehatan. 

"Disinilah tugas kita semua untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan kita masing-masing," ungkap Samsir yang juga Kadis Kominfo Pringsewu ini.

Jadi, tambah dia, yang paling penting saat ini adalah menjaga imun agar tetap sehat, mematuhi 3M, rajin berolahraga, sehingga tubuh selalu sehat setiap saat. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar