cutibersamapesawaran

Pemkab Pesawaran Siap Antisipasi Klaster Cuti Bersama

( kata)
Pemkab Pesawaran Siap Antisipasi Klaster Cuti Bersama
dok Lampost.co


BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Lokasi pariwisata dikhawatirkan akan menjadi munculnya klaster baru dalam momentum cuti bersama yang akan datang. Untuk pemerintah mesti sigap untuk melakukan pencegahan untuk mengatasi hal tersebut.

Terkait hal itu, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Pesawaran Ir Kesuma Dewangsa mengatakan, Pemerintah setempat telah mengeluarkan surat edaran untuk pemcegahan tersebut. Hal itu disampaikan dalam Diskusi Kebiasaan Baru oleh Lampung Post, Senin, 26 Oktober 2020.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan selain pemeriksaan suhu tubuh, penyediaan fasilitas cuci tangan, dan masker, pihaknya juga melakukan pembatasan jumlah wisatawan. Sesuai surat edaran Bupati jumlah pengunjung yang datang maksimal 50 persen dari kapasitas.

Kemudian, pengelola juga wajib menyiapkan ruang isolasi bagi pengunjung yang diduga terpapar Covid-19. Para pengelola pariwisata juga wajib menyediakan mobil khusus untuk membawa pengunjung yang diduga Covid-19 ke fasilitas kesehatan.

"Sekitar 60 persen pariwisata di Lampung berada di Pesawaran, jadi mesti melakukan upaya ekstra untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan menjaga stabilitas ekonomi," jelasnya.

Pihaknya juga mengaku telah menjalankan operasi yustisi bersama personel TNI-POLRI untuk menegakkan protokol kesehatan di tempat umum. Namun, saat ini pihaknya hanya memberikan sanksi sosial bagi pelanggar.

"Kami menunggu sanksi tegas yang saat ini sedang dikaji oleh Pemerintah Provinsi Lampung, yakni sanksi denda. Ini agar memberikan efek jera kepada pelanggar," ujarnya.

Diketahui terdapat empat pembicara dari berbagai bidang dalam Diskusi Kebiasaan Baru Lampung Post itu. Antara lain Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Pesawaran Ir Kesuma Dewangsa, Pelaku Bisnis Pariwisata Thomas Aziz Riska, dan Dosen Prodi Teknologi Produksi Tanaman Holtikultura Polinela Rizka Novi Sesanti SP MP.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar