#Lampung#Pesawaran#Pilkades

Pemkab Pesawaran Antisipasi Gesekan Antarpendukung Calon Kades

( kata)
Pemkab Pesawaran Antisipasi Gesekan Antarpendukung Calon Kades
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat mengecek surat suara Pilkades, Senin 21 Oktober 2019. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti

PESAWARAN (Lampost.co) -- Guna mengantisipasi terjadinya gesekan antarpendukung calon Kepala Desa (Kades) setelah hasil perhitungan, pemkab Pesawaran mensiagakan Satuan Polisi Pamong (SatPol PP) dan Polri-TNI.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, ada beberapa langkah yang diambil oleh pemerintah setempat, selain dengan mengikat dalam regulasi, pemerintah juga telah menyebar beberapa personel Satpol PP untuk mengamankan Pilkades.

"Iya dari aturan tersebut, dijelaskan dalam hasil perhitungan suara nanti para calon harus bisa menerima dan tidak bisa diganggu gugat, dan pengamanan Pilkades juga pihaknya telah menurunkan Pol PP dengan berkolaborasi dengan 378 personel kepolisian serta 67 personel TNI," jelasnya, Senin 21 Oktober 2019.

Dirinya juga mengatakan, pembagian personel untuk berjaga sesuai dengan tingkat kerawanan TPS. Untuk TPS yang dinilai rawan Pemkab menurunkan tiga personel SatPol PP untuk berjaga.

"Ya dari desa yang melaksanakan Pilkades serentak ini, kami telah memetakan kalau ada sekitar 26 TPS yang kami nilai rawan gesekan, dan kalau data Kapolres ada 30 TPS, kami tidak bisa menyebutkan disini, biar kami saja yang tau dan kami bisa mengantisipasi kalau ada gesekan," paparnya.

Disinggung terkait adanya perda yang memberikan waktu satu hari untuk mengurus apabila ada sengketa yang terjadi pada perhitungan suara Pilkades, Dendi menilai waktu tersebut cukup untuk menyelesaikan segala persoalan yang apabila muncul.

"Saya rasa memungkinkan ya, karena ini kan tingkat desa, dan TPS nya juga hanya satu ditambah, para panitia berkumpul menjadi satu di balai desa, jadi mereka bisa secara cepat bermusyawarah untuk mengambil kesimpulan dan memutuskan hasil dari Pilkades ini," pungkasnya.

 

Putra Pancasila Sakti

Berita Terkait

Komentar