#pilkades

Pemkab Minta Kepalo Tiyuh di Tubaba Taat Aturan

( kata)
Pemkab Minta Kepalo Tiyuh di Tubaba Taat Aturan
Prosesi pelantikan perangkat tiyuh di Tiyuh Bujungdewa Kecamatan Pagardewa pada Rabu, 19 Januari 2022. Lampost.co/Ahmad Sobirin


Panaragan (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) meminta para kepalo tiyuh tidak melangkahi kewenangan camat selaku perpanjangan tangan pemkab. Khususnya terkait pengangkatan dan pemberhentian perangkat tiyuh yang saat ini sedang berproses di masing-masing wiayah. 

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Tiyuh (DPMPT), Ashari menjelaskan, hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menyebutkan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa adalah kewenangan kepala desa setelah berkonsultasi dengan camat.

"Seperti prosesi pelantikan perangkat desa di Tiyuh Bujungdewa, Kecamatan Pagardewa. Sebelumnya sudah kami sarankan untuk menahan dahulu pelantikan itu, namun, tetap dilaksanakan. Harapan kami sebelumnya supaya kepalo tiyuh tidak salah ambil langkah dan melanggar tata cara pengangkatan dan pemberhentian perangkat," kata dia, Jumat, 21 Januari 2022.

Baca: Pilkades 2022 Pringsewu Digelar Serentak di 19 Pekon

 

Aturan itu, kata Ashari, diperjelas di Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri), hingga Peraturan Bupati (Perbup).

"Jadi saya sampaikan ke Pak Camat, kita ini mencari jalan keluar. Jadi tolong Pak Camat panggil Kepalo Tiyuh," katanya. 

"Camat bertugas untuk melakukan pengawasan harus mengevaluasi laporan pergantian dan pengangkatan tersebut. Apakah sudah memenuhi ketentuan perundang-undangan atau tidak, kemudian camat akan merekomendasikan apakah yang diusulkan memenuhi syarat atau tidak menjadi perangkat kepada kepalo," pungkasnya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar