#apbd#apbdp#lamtim

Pemkab Lamtim Belum Memastikan Ada Tidaknya Perubahan APBD

( kata)
Pemkab Lamtim Belum Memastikan Ada Tidaknya Perubahan APBD
Ilustrasi.Dok.Lampost.co

Sukadana (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Timur belum dapat memastikan apakah akan ada perubahan atau tidak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. APBD 2020 Lamtim mengalami defisit yang mencapai Rp41 miliar. 

Asisten III Sekkab Kabupaten Lamtim Wan Ruslan Abdul Gani didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mansur Syah, menjelaskan akibat bencana nasional nonalam pandemi Covid-19 menyebabkan APBD 2020 Lamtim mengalami penataan kembali. Dari penataan yang dilakukan tersebut, pendapatan menurun hampir Rp200 miliar dan silpa sekitar Rp195 miliar yang mengakibatkan APBD 2020 Lamtim defisit Rp41 miliar.

"APBD perubahan tersebut tujuannya untuk melakukan penataan. Sementara penataan anggaran sudah dilakukan mengacu pada Perpu No.1 Tahun 2020, Perpres No.54 Tahun 2020, peraturan menkeu, dan surat perintah bersama mendagri dan menkeu," katanya, Rabu, 26 Agustus 2020.

Penataan anggaran dilakukan untuk percepatan penanganan Covid-19. Kepala daerah diperintahkan untuk menata anggaran dan penetapan penantaan anggaran melalui peraturan bupati dengan persetujuan pimpinan Dewan. Setelah dilakukan penataan, APBD 2020 Lamtim defisit Rp41 miliar.

Selain itu, mengacu kepada APBN hingga saat ini juga belum ada perubahan. Oleh sebab itu, sampai kini belum ada kepastian apakah akan ada atau dilakukan perubahan pada APBD 2020 Lamtim. Hal itu juga akan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada gubernur dan menteri Dalam Negeri. 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar