#BERITALAMPUNGTENGAH

Pemkab Lamteng Alokasikan 40 Persen DD untuk Mencegah Inflasi

( kata)
Pemkab Lamteng Alokasikan 40 Persen DD untuk Mencegah Inflasi
(Ilustrasi).


Gunungsugih (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah mengalokasikan 40 persen Dana Desa (DD) untuk menjaga daya beli dan mencegah inflasi. Dana tersebut merupakan pengalihan anggaran penanganan Covid-19 yang saat ini hanya 8 persen.

"Kami alokasikan BLT Dana Desa 40 persen, dan ketahanan pangan 20 persen," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Lampung Tengah, Fathul Arifin, kepada Lampost.co, Minggu, 11 September 2022.

Dari anggaran yang sudah diploting, tidak ada penambahan atau pergeseran anggaran lagi. Maka sisa anggaran Dana Desa sebanyak 40 persen dipergunakan untuk penangaanan Covid-19 sebanyak 8 persen, selain itu untuk kegiatan lainnya. "Sisa anggaran 40 persen, untuk covid-19 8 persen dan sisanya untuk oprasional pemerintah kampung. Selain itu ada PKTD sekitar 15 persen untuk upah tenaga kerja yang melibatkan masyarakat sekitar," kata dia.

Sementara Kepala Kampung Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, Lamteng, Jahri Efendi menambahkan, konsep tersebut untuk penekanan inflasi di Lamteng. "40 persen BLT,  20 persen ketahanan pangan dan 8 persen BLT," kata Jahri.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar