#HARIAIRSEDUNIA#LINGKUNGAN#BERITALAMPUNGSELATAN

Pemkab Lamsel Kampanyekan Gerakan Menghargai Air

( kata)
Pemkab Lamsel Kampanyekan Gerakan Menghargai Air
Plant Operation Manager CCAI SSO Lampung Teguh Widodo bersama Asisten Ekobang Pemkab Lampung Selatan Muhadi melakukan penanaman pohon di Kebun Edukasi, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Kalianda, Rabu, 31 Maret 2021.


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab Lamsel) mengampanyekan gerakan menghargai air untuk keberlanjutan kehidupan pada rangkaian Hari Air Sedunia 2021 di Kebun Edukasi, Kalianda, Rabu, 31 Maret 2021. Kegiatan menanam pohon dan pembuatan lubang biopori bersama berbagai perwakilan sekolah, pelaku usaha, dan pelaku pariwisata menjadi aktivitas yang mengisi kampanye tersebut.

Kampanye menghargai air di Kebun Edukasi didukung Coca-Cola Amatil Indonesia, Harian Umum Lampung Post, Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan, Lampung Investment Tourism Board, Hotel Bukit Randu, dan Grand Elty Krakatoa Nirwana Resort. Hadir dalam kegiatan Asisten Ekobang Pemkab Lampung Selatan Muhadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan Ferri Bastian, Plant Operation Manager CCAI SSO Lampung Teguh Widodo, CA Regional Manager West Indonesia CCAI Yayan Sopian, Pemimpin Perusahaan Lampung Post Riza Mauluddin, dan Ketua Lampung Investment Tourism Board Valentina Yulianti.

Puluhan peserta lain dari institusi sekolah, perguruan tinggi, perhotelan dan pelaku usaha bergabung secara virtual melalui Zoom. Mereka pun ikut menanam pohon dari lokasi masing-masing di berbagai daerah, seperti Lampung, Bandung, dan Medan.

Bupati Lampung Selatan yang diwakili Asisten Ekobang, Muhadi, mengatakan gerakan menanam pohon dan membuat hidropori menjadi salah satu cara dan usaha pemerintah daerah mengajak dan menggugah partisipasi masyarakat dalam pengelolaan air. 

“Gerakan menanam pohon merupakan tindakan nyata untuk menjaga lingkungan sekitar agar tetap asri dan lestari. Dan pembuatan lubang biopori memiliki banyak manfaat, seperti menyerap air hujan dan selanjutnya menjadi cadangan air saat kemarau,” kata Mahudi.

Ia mengajak masyarakat untuk menanam pohon di setiap lahan kosong, selanjutnya menjaga dan merawat pohon sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan. 
Plant Operation Manager SSO Lampung, Teguh Widodo, mengatakan, bila masyarakat peduli dengan alam dan air, alam juga akan dekat dengan masyarakat. “Mari semangat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan air,” ujarnya. 


 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar