#Bantuan#Seragam#Sekolah#Liwa#LampungBarat

Pemkab Lambar Salurkan Bantuan Seragam

( kata)
Pemkab Lambar Salurkan Bantuan Seragam
Bupati Lampung Barat disaksikan wakil bupati dan dewan guru memakaikan seragam gratis secara simbolis kepada siswa SMPN 1 Sekincau, Selasa (2/10/2018) (Aripsah/Lampost)

LIWA (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa sekolah di wilayahnya.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati, Mat Hasnurin melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah untuk memastikan pendistribusian bantuan seragam dari pemkab tersebut sampai dan diterima langsung oleh seluruh siswa. 

Dalam  kunjungan ke SMPN 1 Sekincau, Bupati disaksikan wakil bupati dan wali murid memakaikan secara simbolis seragam kepada siswa SD dari kecamatan tersebut sebagai tanda dimulainya pembagian seragam gratis kepada seluruh siswa. "Bantuan seragam kepada siswa ini adalah bentuk kepedulian dan dukungan kami bersama pemerintah daerah terhadap siswa dan lembaga pendidikan, sehingga ini harus benar-benar sampai ke penerima," kata Parosil di sela-sela kunjungannya, Selasa (2/9/2018).

Parosil menyebut siswa sebagai generasi penerus dan pewaris pembangunan dimasa yang akan datang. Sehingga menjadi kewajiban pemerintah untuk memfasilitasi dan memastikan bahwa seluruh siswa di wilayah tersebut mendapat kesempatan mengenyam pendidikan yang merata. "Anak-anak kita adalah pewaris pembangunan masa depan, tentu kita ingin generasi penerus adalah generasi yang cerdas, dan mampu bersaing ditengah kemajuan jaman. Sehingga itu harus dipersiapkam sejak dini yang salah satunya melalui dunia pendidikan," kata Parosil.

Untuk itu dirinya meminta seluruh tenaga pendidik di wilayah tersebut memberikan pelayanan maksimal dan sepenuh hati dalam mendidik para siswa dan menanamkan nilai-nilai budi pekerti serta membentuk siswa yang berkarakter sehingga melahirkan generasi yang cerdas, dimasa yang akan datang. "Memang itu semua tidak mudah, tetapi dengan niat tulus,  ikhlas dan anggap sebagai ibadah isnyallah bisa terujud," ujarnya.

Sebagai bupati yang diawal karier sempat menjadi tenaga pendidik, Parosil mengatakan cukup memahami kondisi orang tua siswa yang berjuang sepenuh hati, melewati berbagai kesulitan ekonomi dengan tetap tersenyum demi menyekolahkan anak-anak. Oleh karena itu, lanjut dia, ketika ia mendapat amanah dan di lantik menjadi  bupati, salah satu niatnya membantu orang tua wali murid meringankan beban dengan program seragam gratis sebanyak tiga setel ke seluruh siswa. "Setidaknya orang tua tidak lagi harus memikirkan membeli seragam, karena pemda membantu secara gratis," kata Parosil.

 

 

Aripsah

Berita Terkait

Komentar