#bpjskesehatan#jaminankesehatan#beritalambar

Pemkab Lambar Aktifkan 7.246 Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

( kata)
Pemkab Lambar Aktifkan 7.246 Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan
Komisi III DPRD Lambar menggelar hearing bersama Pemkab terkait data BPJS Kesehatan penerima PBI daerah. Lampost.co/Eliyah

Liwa (Lampost.co): Setelah melalui pembahasan panjang, akhirnya 7.246 peserta BPJS Kesehatan yang diputus menerima Program Bantuan Iuran (PBI) daerah atau yang ditanggung APBD Pemkab Lampung Barat pada Januari lalu akhirnya diaktifkan kembali hingga tiga bulan kedepan.

Keputusan itu ditetapkan dalam hearing Komisi III DPRD Lambar yang dipimpin oleh Ketua Komisi Joni Harjono bersama Pemkab Lambar yang dihadiri oleh Sekkab Lambar Akmal Abdul Nasir, Asisten I Wasisno Sembiring, Kepala Bappeda Okmal, Kadis Sosial Edi Yusuf dan Ruslan Ali Kabid dari Dinas Kesehatan.

Dia mengatakan dengan diaktifkan kembali ke-7.246 peserta BPJS PBI daerah itu maka total peserta BPJS yang ditanggung APBD tahun 2020 melalui dana pajak rokok yakni mencapai 21.274 orang.

Selain memutuskan mengaktifkan kembali ke-7.246 peserta PBI, kata Joni, hearing Komisi III dengan Pemkab itu juga memutuskan agar seluruh data peserta penerima PBI daerah sebanyak 21.274 itu diverifikasi ulang dalam waktu selama tiga bulan ini.

"Verifikasi itu dilakukan adalah untuk penyesuaian antara data peserta penerima dengan jumlah anggaran yang disiapkan dimana kouta penerima tahun ini yakni sebanyak 14.028 jiwa," kata dia, Senin, 3 Februari 2020.

Sekkab Lambar Akmal Abdul Nasir meminta agar Dinas Sosial didampingi Asisten I Wasisno Sembiring untuk mengundang pihak BPJS terkait pengaktifan kembali bagi 7.246 peserta BpJS PBI daerah itu.

Kepala BPJS Kesehatan Lambar M. Riadi dalam hearing sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya siap mengaktifkan kembali jika preminya dibayar.

Sementara itu, Kadis Sosial Lambar Edi Yusuf menyatakan pihaknya siap melaksanakan verifikasi selama dalam waktu tiga bulan ini. Pihaknya juga siap menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan terkait 7.246 peserta PBI daerah yang telah diputus pada Januari lalu.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar