#korupsi#alay#pindahLp#beritalampung

Pemindahan Alay Untuk Menjaga Integritas Petugas LP 

( kata)
Pemindahan Alay Untuk Menjaga Integritas Petugas LP 
LP Rajabasa. (Foto:Dok.Lampost.co)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung menolak rekomendasi pemindahan Alay alias Sugiharto Winarno DPO Kejagung terkait perkara Bank Tripanca dan APBD Lampung Timur ke LP Sukamiskin.

"Locus delictinya di sini, ya kenapa kepala LP khawatir," ujar Direktur LBH Bandar Lampung Chandra Muliawan, Jumat (8/2/2019).

Awang sapaan akrab Chandra menambahkan, Alay merupakan pelaku tipikor dan tipibank yang benar-benar merugikan rakyat Lampung, dan sudah menjadi DPO cukup lama. Dengan dipenjarakan Alay di Lampung, tentunya para pihak seperti masyarakat, LSM, awak media dan lainnya bisa melakukan pengawasan terhadap proses pembinaan Alay. Jangan sampai, Alay mudah mendapatkan segala akses di LP, hingga dikhawatirkan bisa saja melarikan diri.
"Kalau di Sukamiskin siapa yang mau ngawasin, apa ada orang Lampung di sana, atau mudah di kontrol," kata alumnus FH Unila itu.

Sementara Kepala LP Rajabasa Kelas IA, Sujonggo, mengatakan pihaknya khawatir nanti jika integritas sipir mulai pudar akibat hubungan yang dibangun oleh sipir dan Alay, bisa menjadi celah untuk Alay mendapatkan fasilitas atau bahkan bisa melarikan diri. Itulah alasan Sujonggo hendak merekomendasikan Alay ke LP Sukamiskin.

"Pertama dia kan vonis tinggi, kemudian 5 tahun dia baru ketangkap, taruhlah integritas petugas bagus dalam tahun pertama, kalau ditahun selanjutnya, apalagi dia kena 18 tahun," kata Sujonggo.

Pemindahan Alay, maksudnya tak hanya ke Sukamiskin, tapi Sujonggo mempunyai ide agar ia dipindahkan secara berkala ke LP lainnya, di tiap provinsi yang memiliki blok Tipikor. Alasannya, jika nanti sudah satu tahun atau lebih sudah ada kedekatan dengan sipir dan warga binaan, Alay bakal dipindah lagi.

"Misal, ke Sukamiskin, udah setahun ada kedekatan dan ada potensi pindah lagi ke Jakarta, pindah lagi ke Cirebon, begitu seterusnya dibuat agar Alay harus beradaptasi," katanya.
Saat ini Alay masih ditempatkan di Mapenaling Blok D LP Rajabasa, dan masih dilakukan pemantauan.
"Tentunya secara teknis dengan administrasi belum ada rekomendasi, saya pantau dulu di sini,"katanya. 

Asrul Septian Malik

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar