#pelecehanseksual#asusila#pencabulan

Pemilik Ponpes di Lamtim Diduga Cabuli Santri hingga Belasan Kali

( kata)
Pemilik Ponpes di Lamtim Diduga Cabuli Santri hingga Belasan Kali
Ilustrasi Medcom.id


Sukadana (Lampost.co) -- Pengasuh sekaligus pemilik pondok pesantren (ponpes) di Lampung Timur berinisial MZR diamankan oleh warga dan diserahkan ke polisi karena dituding mencabuli santrinya yang masih di bawah umur.

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Labuhan Ratu, Iptu Mardiansyah saat dikonfirmasi Lampost.co, Rabu, 29 Juni 2022. Menurutnya, MZR pemilik sekaligus pendiri ponpes di Desa Raja Basa Lama Satu Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur itu, diserahkan oleh warga karena diduga mencabuli santriwati berinisial PW (14).

"MZR diamankan warga, dan diserahkan kepada kami ke mapolsek pada (27/6/2022) dinihari pukul 02.00 WIB," ujarnya.

Menurut kapolsek, dari pengakuan korban, pelaku MZR telah melakukan perbuatannya sebanyak 15 kali sejak April 2022.

"Modus awalnya, korban dipanggil dan disuruh untuk membersihkan rumah serta kamar pribadi pelaku. Saat korban membersihkan kamar, pelaku langsung menutup semua pintu depan, pintu belakang, dan pintu menuju asrama. Selanjutnya pelaku melakukan aksinya terhadap korban di tempat tidur," imbuhnya.

Ia menambahkan, pelaku terakhir kali melakukan pencabulan terhadap korban pada Kamis, 23 Juni 2022, sekitar pukul 13.30 WIB. Kemudian, korban pulang ke rumahnya dan mengeluhkan sakit di bagian perut dan kemaluan.

"Saat ini tersangka telah diamankan dan diserahkan ke Polres Lampung Timur guna diproses lebih lanjut. Hal itu juga untuk menghindari terjadinya amukan dari warga," ungkapnya.

Winarko






Berita Terkait



Komentar