#kpu#pemilu

Pemilih TMS Semester I 2022 di Lampung Lebih Tinggi dari Pemilih Baru

( kata)
Pemilih TMS Semester I 2022 di Lampung Lebih Tinggi dari Pemilih Baru
Ilustrasi KPU diunduh Rabu, 6 Juli 2022. (Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung kembali mengupdate jumlah daftar pemilih berkelanjutan (DPB) semester I 2022 di 15 kabupaten/kota. Sementara itu, dari semester II 2021 hingga semester I 2022, terdapat 15.158 pemilih baru. Namun, pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) mencapai 115.196 orang.

Perinciannya, TMS kategori meninggal terdiri dari 41.009 orang, data ganda 57.375 orang, pindah keluar 2.975 orang, tidak dikenal 13.237 orang, Polri 1, TNI 3, bukan penduduk 560 orang, dan belum KTP elektronik 16 orang.

"Pemilih TMS terdiri dari pindah keluar, meninggal dunia, ganda, tidak dikenal dan lainnya," kata Komisioner KPU Bidang Pusdatin, Agus Riyanto, melalui telepon, Rabu, 6 Juli 2022.

Menurutnya, dari DPB yang ditetapkan, jumlahnya mencapai 5.873.741 yang berasal dari 19.727 TPS, 2.640 desa, dan 229 kecamatan. 

Jumlah tersebut turun dari DPB per Mei 2022 yakni 5.965.874. Sementara itu, DPB per semester II 2021 mencapai 5.973.779 terjadi penurunan DPB pada semester I 2022 ketimbang semester II 2021.

"Hari ini kami rekapitulasi per satu semester," ujarnya. 

Agus menjelaskan ada kemungkinan DPB akan dimutakhirkan hingga September 2022, sebelum penyerahan Data Kependudukan dan Daftar  Penduduk (DP4), yang akan diserahkan Ditjen Disdukcapil ke KPU RI.

"DPB terus diupdate ini dalam rangka meningkatkan akurasi," paparnya.

Agus juga menjelaskan masyarakat juga diimbau membuka atau mengakses aplikasi lindungi hakmu. Pada aplikasi tersebut masyarakat bisa mengecek dirinya sendiri atau kerabat apakah sudah masuk ke daftar pemilih atau belum.

"Kalau belum di situ ada fitur pemilih baru, tinggal masukan data, dan ada fitur ubah data. Misal, pindah domisili atau dari belum nikah menjadi nikah, atau belum perekaman ktp el, dan lainnya," kata dia.

Baca juga: DPB Lampung Februari 2022 Turun Dibanding Januari

Di sisi lain, Komisioner Bawaslu Iskardo P. Panggar, mengatakan, pihaknya memerhatikan TMS, khususnya kategori meninggal. Iskandar berharap ada verifkasi faktual. Misalnya, ada surat meninggal. KPU juga diharapkan menyosialisasikan aplikasi lindungi hakmu secara masif ke masyarakat agar warga bisa mengetahui sudah terdaftar menjadi pemilih atau belum.

"Kami juga harap parpol bisa mendownload aplikasi tersebut bisa mengecek apakah konstituennya sudah masuk atau belum," ujarnya. 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar