#PSBB

Pemerintah Tetapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro untuk Jawa dan Bali

( kata)
Pemerintah Tetapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro untuk Jawa dan Bali
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: dok. Kemenko Perekonomian.


Jakarta (Lampost.co) -- Wilayah di Jawa dan Bali akan menerapkan pembatasan sosial berskala mikro. Kebijakan ini untuk menekan kasus positif Covid-19 di masing-masing provinsi.

"Penerapan pembatasan secara mikro ini sesuai arahan Bapak Presiden (Joko Widodo). Nanti pemerintah daerah akan menentukan wilayah-wilayah mana saja yang akan dilakukan pembatasan tersebut," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Januari 2020.
 
Dalam rapat kabinet bersama gubernur, pembatasan ini berpotensi diterapkan di seluruh wilayah di DKI Jakarta. Sebab, tingkat keterpakaian tempat tidur di rumah sakit sudah di atas 70%.

"Kalau Jawa ada Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi," terang Airlangga.
 
Wilayah Jawa Jawa Barat di luar Jabodetabek yang berpotensi menerapkan skema ini ialah Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Cimahi. Di Banten, pembatasan skala mikro bakal berlaku di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, dan Tangerang Raya.
 
"Jawa Tengah ada Semarang Raya, Solo Raya, dan Banyumas Raya," lanjut Airlangga.
 
Pembatasan wilayah ini juga bakal berlaku di Gunung Kidul, Sleman, dan Kulon Progo di DI Yogyakarta. Pembatasan sosial berskala mikro juga akan diberlakukan di Jawa Timur yang meliputi Kota Malang dan Surabaya Raya.
 
Sementara itu Provinsi Bali ada Denpasar dan Kabupaten Badung. "Pembatasan ini dilakukan pada tanggal 11 Januari sampai dengan 25 Januari. Pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan secara ketat," tegas Airlangga.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar