#omnibuslaw #demotolakomnibuslaw #uuciptakerja

Pemerintah Tak Mungkin Berniat Buruk Melalui UU Ciptaker

( kata)
Pemerintah Tak Mungkin Berniat Buruk Melalui UU Ciptaker
Ilustrasi Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Seluruh pihak diminta tidak berpikir negatif terhadap Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) karena pembahasan aturan itu diyakini memiliki niat baik.

"Pemerintah tidak mungkin niatnya jelek," kata pengajar di Perbanas Institute, Piter Abdullah Redjalam, kepada Medcom.id, Selasa, 13 Oktober 2020.

Dia menilai salah satu tujuan baik UU Ciptaker, yakni memperbaiki investasi Indonesia. Caranya, menghilangkan sejumlah hambatan investasi.

Berita terkait: Penjelasan DPR Terkait Perbedaan Jumlah Halaman UU Ciptaker

Upaya memperbaiki investasi tidak perlu dilabeli prokapitalisme. Menurut dia, investasi dibutuhkan dalam sistem perekonomian apa pun.

"Dalam sistem perekonomian yang sangat sosialis pun kita membutuhkan investasi. Jadi hambatan investasi perlu dihilangkan," kata dia.

Meskipun UU Ciptaker memberikan ruang kepada investor, kata dia, bukan berarti mengabaikan perlindungan pelaku perekonomian di dalam negeri. Berdasarkan pengamatannya, UU Ciptaker tetap menjamin keberlangsungan pelaku ekonomi lokal.

"Di dalamnya (UU Ciptaker) jelas sekali ada semangat untuk melindungi UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah), tenaga kerja," ujar dia.

Medcom







Berita Terkait



Komentar