#beritalampung#KIR

Pemerintah Pusat Gelontorkan 2,3 M Perbarui Alat Uji KIR

( kata)
Pemerintah Pusat  Gelontorkan 2,3 M Perbarui Alat Uji KIR
Foto : Dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung akan mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp2,3 miliyar dari Kementerian Perhubungan RI, yang nantinya bantuan tersebut akan dipergunakan untuk menunjang peralatan uji emisi kendaraan atau alat uji KIR.

Kepala Dishub Kota Bandar Lampung Ahmad Husna mengatakan, direncanakan dana tersebut akan digelontorkan oleh Pemerintah Pusat pada tahun 2020 mendatang yang bersumber dari Kementerian Perhubungan RI.

“Alhamdulillah mudah-mudahan tahun depan kita mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat melalui Bappenas dan Kementerian Perhubungan RI sebesar Rp2,3 miliyar,” ujar Husna, saat ditemui usai kegiatan pengukuhan IKM digedung PKK, Kamis, 14 November 2019..

Masih kata Husna, nantinya keseluruhan dana tersebut akan dipergunakan untuk meningkatkan peralatan alat uji kendaraan bermotor atau uji KIR. Sebab memang dana itu sudah disesuaikan oleh Kementerian Perhubungan.

“Dan dana tersebut diperuntukkan untuk peralatan keselamatan jalan dalam hal ini kita akan pengadaan alat uji kendaraan bermotor itu nanti ada beberapa item yang akan kita peruntukkan sesuai dengan yang telah ditentukan oleh kementerian perhubungan dan bappenas,” ungkapnya.

“Jadi alat tersebut sudah ditentukan dan kita akan menggunakannya dibalai pengujian kendaraan bermotor kota Bandar lampung, pertama demi meningkatkan keselamatan lalulintas dijalan kedua untuk menambah PAD Kota Bandar Lampung,” lanjutnya.

Nantinya dengan telah ditingkatkannya peralatan uji kendaraan di kota Bandar lampung tersebut, akan berdampak pula pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Untuk tahun depan kita akan mencapai 100 persen dengan alat-alat baru itu, saya optimis ditahun 2020 kita dapat 100 persen dari 1,3 miliyar yang ditetapkan insyaAllah kita bisa mencapai dari awal tahun sampai 31 desember,” pungkasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar