#PPnBMDTP#Otomotif#Pajak

Pemerintah Perpanjang Diskon 100% PPnBM DTP hingga Agustus

( kata)
Pemerintah Perpanjang Diskon 100% PPnBM DTP hingga Agustus
Penjualan kendaraan. Foto : Medcom.


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang diskon 100 persen tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor.

Keputusan tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk tetap menciptakan iklim usaha yang kondusif di tengah kondisi pandemi.

"Ini bertujuan membangkitkan kembali gairah usaha di Tanah Air, khususnya sektor industri, yang selama ini konsisten berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis, Minggu, 13 Juni 2021.

Agus menjelaskan usulan perpanjangan pemberian insentif PPnBM DTP tersebut juga sudah disetujui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati dalam rapat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Adapun, beberapa pertimbanan pemerintah sehingga memperpanjang insentif tersebut tersebut adalah lantaran kinerja industri otomotif dan penjualan mobil di Tanah Air menunjukkan tren yang positif.

"Pemerintah memang akan melakukan evaluasi per tiga bulan untuk melihat dampak dari diskon PPnBM DTP untuk pembelian mobil baru,” ungkap Agus.

Pada Maret 2021, saat awal diberlakukan diskon PPnBM ini, sudah ada kenaikan penjualan mobil baru hingga 28,85 persen. Bahkan, pada April 2021, lonjakan penjualan mencapai 227 persen dibanding periode yang sama 2020 lalu.

Kemudian, merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel, secara akumulatif, Januari hingga April 2021 naik 5,9 persen yoy menjadi 257.953 unit. Sementara secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80 ribu per bulan.

"Melihat respons dan efek positif tersebut, pemerintah akan melakukan perpanjangan fasilitas PPnBM DTP 100 persen untuk penjualan mobil 4x2 di bawah 1.500cc hingga bulan Agustus 2021, Selanjutnya, periode untuk diskon PPNBM DTP 50 persen diperpanjang menjadi bulan Desember 2021," tuturnya.

Selain itu, Agus juga menambahkan, Kementerian Perindustrian mencatat, hingga saat ini potensi sektor otomotif didukung sebanyak 21 perusahaan, dengan total kapasitas mencapai 2,35 juta unit per tahun. Total serapan tenaga kerja langsungnya sebanyak 38 ribu orang dan lebih dari 1,5 juta orang turut bekerja disepanjang rantai nilai industri tersebut.

"Artinya, industri otomotif menjadi salah satu penggerak perekonomian yang pertumbuhannya harus segera dipercepat karena industri ini melibatkan banyak pelaku usaha lokal dalam rantai produksinya mulai dari hulu hingga ke hilir," jelasnya.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar