#penanganancovid-19

Pemerintah Keluarkan Pedoman Penanganan Cepat Korona

( kata)
Pemerintah Keluarkan Pedoman Penanganan Cepat Korona
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Medcom/Theofilus Ifan Sucipto


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah menerbitkan pedoman penanganan cepat medis guna memberikan panduan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat umum dalam mencegah dan menangani covid-19. Pedoman itu merupakan hasil identifikasi dan diskusi Kementerian Kesehatan, para organisasi profesi, serta para pakar terbaik di bidang kedokteran, kesehatan masyarakat (kesmas), dan laboratorium.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyampaikan pedoman dapat diakses di laman https://loker.bnpb.go.id/s/PedomanPenangananCepatMedis. “Pedoman ini juga telah disesuaikan dan sejalan dengan pedoman pencegahan dan penanganan covid-19 terbaru oleh Kementerian Kesehatan yang diperuntukkan tenaga medis,” kata Doni di Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020.

Dokumen setebal 39 halaman tersebut dapat berubah dan diperbarui sesuai dengan perkembangan penyakit dan situasi terkini. Doni berharap pedoman ini dapat menjadi perhatian seluruh pihak.

“Kami berharap agar seluruh lapisan masyarakat, para pemangku kepentingan, para ahli, pemerintah daerah, dan Pemerintah Pusat dapat mencerminkan semangat gotong royong dan semangat bela negara demi memerangi kasus covid-19,” ujarnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu menyampaikan salah satu tujuan terbitnya pedoman ini yaitu melaksanakan penanganan panduan kesmas serta komunikasi, informasi, dan edukasi masyarakat tanpa tatap muka. Selain itu, pedoman juga bisa membantu manajemen pasien dan rujukan calon pasien serta tes cepat dan pemeriksaan laboratorium.

"Manajemen pasien di rumah sakit, karantina, dan isolasi serta penanganan pasien meninggal," ujarnya.

Penyusunan dokumen ini, kata Doni, merupakan salah satu respons sigap dan strategis pemerintah. Selain pedoman medis cepat, Gugus Tugas juga bergotong royong dengan banyak pihak untuk menyiapkan dan menguatkan kapasitas sumber daya kesehatan, baik di rumah sakit, laboratorium, maupun fasilitas kesehatan lain.

Medcom







Berita Terkait



Komentar