#beritalampung#beritabandarlampung#ekbis

Pemerintah Harus Cepat Tanggap untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat

( kata)
Pemerintah Harus Cepat Tanggap untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Sejumlah kebutuhan pangan di pasar tradisional Bandar Lampung. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Ekonom Universitas Lampung, Asrian Hendi Cahya menilai pemerintah perlu cepat tanggap untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tingginya harga barang, terlebih saat ini telah mendekati Ramadan.

"Bila pemerintah tidak cepat tanggap, dikhawatirkan (lonjakan harga dan ketersediaan barang) tidak terkendali. Bila sudah demikian, akan sulit mengawasi dan mengendalikannya," katanya saat dihubungi, Jumat, 20 Januari 2022.

Meskipun harga barang dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan pasar, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan harga agar tetap stabil.

"Biasanya pemerintah akan intervensi dengan operasi pasar murah untuk mengendalikan harga. Bisa juga dengan melepas cadangan (barang) pemerintah sehingga barang tersedia banyak di pasar," tuturnya.

Lebih lanjut, Asrian menyarankan agar pemerintah rutin melakukan pengawasan. Upaya ini untuk memastikan keamanan stok barang dari penimbunan juga gangguan yang mungkin terjadi saat proses distribusi.

Budaya masyarakat saat bulan Ramadhan juga turut berkontribusi atas kenaikan harga. Hal ini merupakan kejadian lumrah menjelang hari-hari perayaan besar. "Menjelang puasa, lebaran, natal, tahun baru, siklus memang harga naik. Ini sudah terbentuk lama karena budaya, pola konsumsi masyarakat cenderung tidak bisa dihindari. Yang bisa dilakukan adalah dengan mengendalikan kenaikan harga," kata dia.

Menurutnya, untuk menjaga kestabilan harga, pemerintah harus mampu mengendalikan inflasi supaya kenaikan harga barang sifatnya hanya sementara dan tetap dalam jangkauan daya beli masyarakat.

"Kenaikan harga secara ekonomi itu dilihat pada indikator inflasi. Tanggung jawab pemerintah bukan menghapusnya, tapi mengendalikannya," pungkas Asrian.

Adi Sunaryo










Komentar