#INFRASTRUKTUR#JALANRUSAK#PESAWARAN

Pemerintah Desa Durian di Pesawaran Prioritaskan Pembangunan Drainase Antisipasi Banjir

( kata)
Pemerintah Desa Durian di Pesawaran Prioritaskan Pembangunan Drainase Antisipasi Banjir
Pemerintah Desa (Pemdes) Durian, Kecamatan Padangcermin, Pesawaran, memprioritaskan pembangunan drainase guna mengantisipasi banjir, Selasa, 31 Agustus 2021. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti


Gedongtataan(Lampost.co) -- Menjadi salah satu desa langganan banjir, Pemerintah Desa (Pemdes) Durian, Kecamatan Padangcermin, Pesawaran, memprioritaskan pembangunan drainase guna mengantisipasi banjir saat musim hujan.

Kepala Desa Durian, Kecamatan Padangcermin, Fauzi, mengatakan, di tengah pandemi saat ini pihaknya tetap memprioritaskan bangunan fisik mengingat desanya menjadi langganan banjir ketika musim hujan tiba.

"Tahun ini kami membangun beberapa infrastruktur berupa bangunan drainase dan juga rabat beton. Selain itu, ada pembangunan balai masyarakat yang dikhususkan ketika rapat musyawarah maupun acara adat," ujarnya, di ruang kerja, Selasa, 31 Agustus 2021.

Fauzi melanjutkan pembangunan fisik yang dilakukan ini merupakan hasil dari musyawarah desa. Oleh sebab itu, pembangunan tersebut menjadi salah satu prioritas yang dikerjakan.

"Sebelum menentukan titik-titiknya, kami lakukan rapat terlebih dahulu sehingga pembangunan ini dapat tetap sasaran kemudian memang menjadi prioritas kebutuhan yang diinginkan masyarakat," katanya.

Baca juga: Warga Lamsel Harapkan Pembangunan Drainase di Jalan Provinsi

Selain pembangunan fisik, di tengah pandemi covid-19, Pemdes Durian juga telah membagikan BLT-DD untuk disalurkan kepada 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terkena dampak pandemi. 

"Tahun lalu kami menganggarkan untuk KPM itu 159. Kami saring lagi dan kami rapatkan tinggal 30 KPM di tahun anggaran 2021 sampai Desember.  Tidak tahu ada perubahan atau tidak yang jelas kami salurkan ini kesepakatan dari masyarakat yang memang layak menerima  BLT DD,” ujar dia.

Fauzi menambahkan pada 2021 pihaknya menyalurkan sebanyak Rp900 ribu per KPM untuk tiga bulan dan bersumber dari DD tahun anggaran 2021.

"Saya berharap, dengan pemberian BLT-DD ini dapat membantu masyarakat yang terkena dampak pandemi covid-19 untuk memenuhi segala kebutuhannya, dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar