#pppk#honorerk2#beritanasional

Pemerintah Buka 75 Ribu Lowongan untuk PPPK

( kata)
Pemerintah Buka 75 Ribu Lowongan untuk PPPK
Ilustrasi. MI/Bary

JAKARTA (Lampost.co) -- Pemerintah memastikan membuka lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Realisasi penerimaan bakal dilakukan pada awal Februari 2019.

"Sudah mulai diproses (penerimaan), kira-kira mungkin minggu pertama Februari sudah bisa terlaksana," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin di kantor Kemenko Maritim, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Adapun kuota PPPK yang dibuka pada tahun ini sebanyak 75 ribu orang. Jumlah ini terbilang sedikit dibandingkan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 230 ribu orang.

"Tidak serumit CPNS, karena jumlahnya juga enggak begitu banyak," ucapnya.  Seleksi PPPK ini nantinya tetap diprioritaskan bagi guru honorer terutama mereka yang tidak lolos CPNS. Selain itu, kesempatan luas pun terbuka bagi pesertanya lantaran tidak ada batasan umur. 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, masa hubungan perjanjian kerja bagi tenaga PPPK paling singkat satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan berdasarkan penilaian kinerja. 

Perpanjangan hubungan perjanjian kerja didasarkan pada pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi dan kebutuhan instansi setelah mendapat persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. 

"Seleksi PPPK ini ada sebab banyak yang tidak bisa ikut CPNS karena umurnya sudah lewat. Kalau PPPK tidak mensyaratkan umur," paparnya. 

Secara posisi, PPPK nantinya akan setara dengan PNS dengan mendapat gaji dan tunjangan dan fasilitas yang sama. Meski tidak akan mendapat tunjangan pensiun seperti halnya PNS, PPPK tetap bisa mengelola secara mandiri kepada PT Taspen (Persero) dengan memotong gaji.

Medcom



Berita Terkait



Komentar