#komodo

Pemerintah Batasi Jumlah Wisatawan ke Taman Nasional Komodo

( kata)
Pemerintah Batasi Jumlah Wisatawan ke Taman Nasional Komodo
Komodo. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah akan membatasi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, maksimal 200 ribu per tahun. Hal tersebut untuk melestarikan ekosistem kawasan konservasi, meningkatkan nilai ekonomi wilayah secara berkelanjutan, dan memberdayakan sosial ekonomi masyarakat lokal.

"Tren kunjungan ke Taman Nasional Komodo meningkat. Kalau dilihat di masa sebelum pandemi covid-19, yakni dari 2017 sampai 2019. Dengan tren jumlah kunjungan yang meningkat, apabila tidak di-manage dengan baik akan memengaruhi outstanding universal value (OUV)," kata Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin, 27 Juni 2022.

Menurut dia, perlu ada perhitungan daya dukung dan daya tampung Taman Nasional Komodo demi keberlangsungan ekosistem. Berdasarkan data KLHK, jumlah wisatawan di Taman Nasional Komodo meningkat pesat setiap tahunnya.

Pada 2016, wisatawan di Taman Nasional Komodo berjumlah 100 ribu. Lalu, pada 2019, meningkat menjadi 221 ribu. 

Dia mengungkapkan dalam melakukan pembatasan, pihaknya akan menerapkan sistem digitalisasi bagi seluruh wisatawan yang datang. Sistem tersebut akan diuji coba mulai 1 Agustus 2022.

"Jadi kami harus sosialisasikan terlebih dulu. Baru nanti diberlakukan. Kalau memang oke. Digitalisasi ini penting supaya orang tidak ujug-ujug datang ke sana minta masuk. Digitalisasi ini dilakukan untuk memesan tiket dan kita bisa mengatur berapa jumlah orang yang akan masuk," beber Alue.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana Program Penguatan Fungsi Pulau Komodo, Pulau Pasar dan Kawasan Perairan Sekitarnya, Carolina Noge, mengungkapkan pihaknya bersama KLHK dan akademisi tengah membahas bagaimana pembatasan wisatawan itu akan berjalan. 

Selain itu, pihaknya masih menghitung berapa biaya yang akan dipatok bagi wisatawan untuk bisa mengunjungi Taman Nasional Komodo. 

"Untuk biaya konservasi TN Komodo dari setiap adanya kunjungan berkisar antara Rp2,9 juta sampai Rp5,8 juta. Kami masih hitung berapa komponen biaya yang akan dibebani kepada setiap orang untuk biaya konservasi tersebut," ucap dia.

Dalam penguatan fungsi dan upaya menjaga konservasi Taman Nasional Komodo dan sekitarnya, KLHK dan pihak pemerintah provinsi membuat nota kesepahaman yang memuat sejumlah poin penting di dalamnya. 

Di antaranya mengenai penguatan kelembagaan, peningkatan kemampuan SDM, penguatan fungsi perlindungan dan pengamanan, peningkatan kapasitas masyarakat peduli api, peningkatan sarana dan prasarana, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan wisata alam.

Effran Kurniawan






Berita Terkait



Komentar