PemerasdiTanggamus

Pemeras Sopir Truk di Jalinbar Tanggamus Dibekuk Polisi

( kata)
Pemeras Sopir Truk di Jalinbar Tanggamus Dibekuk Polisi
Salah satu pelaku pemerasan sopir truk di Jalinbar Tanggamus yang diamankan polisi. Dok

TANGGAMUS (Lampost.co) - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus menangkap dua pelaku pemerasan di Jalan lintas barat (Jalinbar) Pekon Sanggi Kecamatan Bandar Negeri Semoung (BNS), Tanggamus, Sabtu, 30 November 2019, pagi.

Penangkapan kedua pelaku yakni, SY (35) dan MS (29) berlangsung dramatis lantaran mereka tak menyadari bahwa di dalam truk ada petugas. Keduanya ditangkap berikut barang bukti uang tunai Rp37 ribu hasil pemerasan, satu teko dan, balok kayu.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mengatakan para pelaku selama ini dikenal sangat meresahkan pengguna Jalinbar Tanggamus. Sebab mereka sering melakukan pemerasan terhadap sopir angkutan yang melintasi jalan tersebut.

"Berdasarkan keresahan para sopir, Tekab 308 bergerak dan berhasil menangkap keduanya sekitar pukul 04.30 WIB," ungkap AKP Edi Qorinas, dalam rilis yang diterima lampost.co, Sabtu, 30 November 2019.

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui pelaku selama ini mengeksploitasi anak-anak di bawah umur untuk melakukan pungli, dimana hasilnya disetor kepada pelaku.

"Patut diduga pelaku SY melakukan eksploitasi secara ekonomi terhadap anak, sehingga terus kami dalami guna memutus mata rantai pungli dan pemerasan di Jalinbar Tanggamus," katanya.

Diduga kuat para pelaku kerap melakukan pemerasan terhadap sopir mobil angkutan yang melintas di Jalinbar, bahkan ada yang sampai mengalami kaca mobil pecah.

"Saat ini kedua pelaku berikut barang bukti diamanakan di Mapolres Tanggamus, terhadap keduanya dipersangkakan pasal 368 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman pidananya paling lama sembilan tahun. Terhadap pelaku SY yang diduga melakukan explotiasi jika terbukti dapat terancam maksimal 10 tahun penjara," pungkasnya.

 

Winarko

Berita Terkait

Komentar