#jambansehat#beritalamsel#odf#lingkungan

Pemdes Sukaraja Kejar Target ODF Hingga 85 Persen di 2019

( kata)
Pemdes Sukaraja Kejar Target ODF Hingga 85 Persen di 2019
Masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat membuat jamban sehat, Selasa, 22 Oktober 2019. Lampost.co/Armansyah

KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terus mengejar target sanitasi layak Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan (BABS) pada tahun ini. Setidaknya ada 52 kepala keluarga (KK) menjadi perhatian khusus dalam penanganan BABS.

Kepala Desa Sukaraja, Sinarti mengatakan pihaknya menargetkan desa setempat meraih predikat ODF pada tahun ini. Hal itu dibuktikan dengan pemberian bantuan stimulan jamban sehat kepada 52 KK. "Bantuan stimulan itu sudah kami berikan kepada 52 KK yang memang belum memiliki jamban sehat. Untuk pelaksanaannya masyarakat itu sendiri dengan secara swadaya," kata dia, Selasa, 22 Oktober 2019.

Dia mengaku ke-52 KK itu dibantu stimulan jamban sehat berupa bahan meterial, seperti Kloset, Semen 4 sak dan paralon berikut lem dan liter T/L. Stimulan jamban sehat itu dianggarkan melalui anggaran dana desa (DD) 2019.

"Meski dilaksanakan secara swadaya. Kami dari pemerintahan desa tetap mengawasi progres pembuatan jamban sehat. Hal ini untuk memastikan agar tahun sudah ODF," kata dia. 

Sinarti mengaku progres pembuatan jamban sehat ini dinilai sudah berjalan berkisar 80-85 persen. Meski demikian, pihaknya optimis tahun ini akan meraih predikat sanitasi layak ODF. "Kami sangat optimis kalau tahun ini sudah ODF. Bahkan, kami ditarget pada 20 November mendatang sudah siap untuk diverifikasi oleh Tim ODF," kata dia. 

Sementara itu, Camat Palas Rika Wati mengatakan ada lima desa yang kini tengah dikejar untuk menyelesaikan bebas BAB sembarangan, yakni wilayah barat di Desa Bumidaya dan Bumirestu. Sedangkan, wilayah timur di Desa Sukaraja, Pematangbaru, dan Bangunan.

"Kami harap kelima desa tersebut tahun ini bisa menyelesaikan bebas BAB sembarangan. Artinya, tahun ini harus bisa meraih predikat sanitasi layak ODF. Kami yakin dan optimis, kelima desa itu bisa ODF tahun ini," kata dia.

Armansyah



Berita Terkait



Komentar