#beritalampung#beritalampungterkini#limapilarstbm#kesehatam#cucitanganpakaisabun

Pemdes Seloretno Berupayakan Realisasikan 5 Pilar STBM 

( kata)
Pemdes Seloretno Berupayakan Realisasikan 5 Pilar STBM 
Aparatur Desa Seloretno, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, bersama bhabinkamtibmas dan babinsa mengecek tempat cuci tangan di rumah warga, Selasa, 6 Desember 2022. Lampost.co/ Perdhana Wibysono


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Desa Seloretno, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, mewajibkan masyarakat menerapkan mencuci tangan dengan sabun. Hal itu merupakan dua dari 5 pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) yang merupakan program nasional yang bersifat lintas sektoral. 

STBM itu sendiri merupakan program pendekatan untuk mengubah perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. 

Kepala Desa Seloretno Achmad Subari menjelaskan lima pilar STBM, yakni bebas ODF, mencuci tangan dengan sabun, pengelolaan makanan dan minuman, sampah, dan limbah. "Untuk bebas BAB sejak sekitar 2018, selanjutnya menerapkan pilar cuci tangan pakai sabun," kata dia, Selasa, 6 Desember 2022. 

Baca juga: Tes PPPK Formasi Tenaga Kesehatan Lamsel 10–11 Desember  

Pihaknya menjadwalkan, Rabu, 7 Desember 2022, akan memverifikasi rumah warga Desa Seloretno, apakah sudah menerapkan cuci tangan pakai sabun atau belum yang akan dilakukan Dinas Kesehatan Lampung Selatan. 

"Maksudnya verifikasi tempat cuci tangan ada di depan rumah warga," ujarnya. 

Setelah usai diterapkan pilar STBM kedua, Pemdes Seloretno dengan bersama instansi terkait akan mendorong tahap selanjutnya, yakni pengelolaan makanan dan minuman. “Secara bertahap, lima pilar STBM diterapkan masyarakat," ujarnya. 

Menurut dia, dengan 5 pilar tersebut akan menjadi acuan instansi terkait dalam menyusun, merencanakan, dan melaksanakan sanitasi total berbasis masyarakat. "Menjadi acuan, termasuk pemantauan dan evaluasi," kata dia. 

Sedangkan tujuan dari STBM, yakni memberdayakan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat dan mencegah penyakit berbasis lingkungan. "Ini tujuan dari STBM agar pola hidup masyarakat bersih dan sehat," ujarnya. 

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar