#budidaya#ikan

Pemdes Rejosari Natar Kembangkan Budi Daya Ikan lewat Keramba Apung

( kata)
Pemdes Rejosari Natar Kembangkan Budi Daya Ikan lewat Keramba Apung
Pemerintah Desa Rejosari tengah meninjau lokasi budi daya Ikan dengan keramba apung. Lampost.coFebi Harumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Desa Rejosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) berencana mengembangkan usaha ikan melalui keramba apung demi meningkatkan perekonomian warga setempat. Selain itu, keramba apung juga diharap bisa menjadi daya tarik dan destinasi wisata baru di Rejosari. 

Kepala Desa Rejosari, Teguh Maulana mengatakan, rencana tersebut sudah disetujui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bidang Perikanan di Kecamatan Natar. 

"Selain ada penghasilan yang didapat dari budi daya ikan, konsumsi ikan bagi warga desa juga akan selalu terpenuhi demi mendukung swasembada gizi," kata dia, Minggu, 16 Januari 2022. 

Baca: Warga Budidaya Belatung Hasilkan Omzet Puluhan Juta Rupiah

 

Swasembada gizi ini, kata dia, penting demi menekan peningkatan angka stunting di Lamsel.  

"Hasil panen ikan juga dapat dijual sebagai pendongkrak ekonomi warga, keramba apungnya bisa dibuat untuk wisata, " kata Teguh.

Menurut dia, UPT Perikanan Natar telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra dan tempat berkordinasi dalam pengembangan budi daya ikan konsumsi, pengadaan bibit, maupun teknis dan fungsi keramba apung.

" Nanti ada penyuluhan dari pihak UPT terkait cara memaksimalkan hasil budi daya ikan dari keramba apung," kata dia. 

Sementara itu, Camat Natar, Rendy Eko Supriyanto memprediksi budi daya ikan lewat keramba apung ini akan berhasil dan bisa menjadi percontohan bagi desa lain. Selain itu, katga dia, gagasan ini juga diyakini bakal menghadirkan banyak manfaat.

"Dengan mengkonsumsi ikan cukup, maka penuntasan kasus stunting akan berhasil dengan cepat," katanya. 

Sobih AW Adnan






Berita Terkait



Komentar