#pertanian#pupukorganik#kalianda

Pemdes Pasuruan Manfaatkan Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik

( kata)
Pemdes Pasuruan Manfaatkan Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik
Kepala desa Pasuruan kecamatan Penengahan, Lampung Selatan Sumali (kanan) bersama Sugeng Haryono penemu pupuk organik cair (kiri) saat menunjukkan wadah untuk proses pwngolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair.


Kalianda (Lampost.co) -- Sampah yang selama ini dianggap tidak berguna dan menjadi sumber penyakit bagi masyarakat,   namun ditangan aparatur  Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan,  Lampung Selatan,  sampah atau limbah rumah tangga tersebut disulap menjadi bahan yang bermanfaat untuk sektor pertanian.  

Kepala Kepala Desa Pasuruan, Sumali mengatakan, berbekal pengalaman yang dimiliki,  ia bersama aparatur desa sedang  memanfaatkan limbah sayur mayur,  buah buahan, dan sisa makanan untuk dijadikan pupuk organik cair (POC).  Bahan baku POC,  ujar dia,  sangat mudah didapatkan. Untuk itu,  apa salahnya jika pengerahuan ini dibagikan kepada maayarakat lain.

 "Kami telah melakukan uji coba limbah rumah tangga tersebut. Hasilnya memang terbukti POC buatan kami dapat menyuburkan tanaman,"  kata Sumali kepada Lampost.co,  Kamis, 23 Januari 2020.

Meski belum mendapat sertifikasi uji laboraturium,  kata Sumali,   pembuatan POC dengan bahan baku limbah rumah tangga itu akan diimplementasikan kepada masyarakat Desa Pasuruan.

"Permentasi limbah rumah tangga yang menghasilkan POC untuk sementara kami terapkan ke warga desa Pasuruan.  Kedepan akan kami perkuat dengan Ujilaboratorium,  sehingga bisa  memproduksi lebih banyak lagi, " pungkasnya.

Sementara itu, Sugeng Hariono selaku penemu POC warga desa Pasuruan mengaku proses pembuatan POC ini tidak susah. Masyarakat,  ujarnya,  cukup  menyediakan sebuah wadah yang tertutup rapat.  Kemudian wadah tersebut di isi dengan sisa-sisa sampah rumah tangga dan  di diamkan selama beberapa hari. 

"Wadah itu bisa berupa tong sampah yang bisa di tutup rapat,  namun ada sedikit celah untuk aliran cairan hasil permentasi limbah rumah tangga tersebut yang telah menjadi POC,  terang Sugeng yang juga sebagai penggiat literasi Motor Pustaka Lampung tersebut.  

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar