lahanmesuji

Pemda Mesuji Diduga Serobot Lahan Warga

( kata)
Pemda Mesuji Diduga Serobot Lahan Warga
Pemda Mesuji diduga duduki lahan milik warga. M Ridwan Anas

MESUJI (Lampost.co) -- Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji diduga menyerobot lahan milik warga. Lahan seluas dua hektare di komplek perkantoran Pemda Mesuji saat ini terpasang plang bertuliskan lahan milik Kapten CPM Suryono.

Kepada Lampost.co, Suryono mengatakan jika pihaknya memegang atas hak lahan berupa sertifikat yang terbit pada 1980-an, dan saat itu masih berstatus Kabupaten Lampung Utara.

"Saya beli dengan Sa, sertifikat sah. Dulu 2006 ada tanaman tumbuh di atasnya berupa pohon karet. Setelah itu digusur semua bersamaan dengan 13 makam disana, salah satunya makam Ayah saya," jelas Suryono lewat telepon, Jumat, 19 Juni 2020.

Menurutnya, sempat ada upaya penyelesaian dari Pemda Mesuji pada masa kepemimpinan Bupati Khamami. Suryono pun mengikuti setiap prosesnya berharap ada penyelesaian secara damai. 

"Pada waktu itu disepakati ganti rugi yang diperuntkan kepada saya berupa lahan dengan nilai yang sama. Sayangnya, saat ditelusuri lahan itu ternyata tanah orang lain seluas satu hektare. Katanya mau dilebihi 2.000 meter di dalam surat perjanjian, di seberang rumah Pak Winarno, mantan Kades Sidomulyo, itu juga punya Kehutanan jika tidak salah," paparnya. 

Suryono berharap ada penyelesaian secara serius dari Pemda Mesuji. Dirinya pun tidak menuntut banyak melebihi haknya. 

"Keluarga besar saya ada di Mesuji, kami hanya ingin ganti tanah, ganti tanam tumbuh. Kami berharap ada itikad baik dari Pemda Mesuji," imbuhnya. 

Terpisah, Kepala Tata Pemerintahan Mesuji Ahmad Mahmudi di kantornya mengatakan, jika pihaknya akan segera memanggil para pemberi hibah.

"Dasar akta hibah, total ada 66 hektare yang dihibahkan ke Pemda oleh pemberi hibah. Kami akan panggil Pak Winarno selaku pemberi hibah kepada Pemda," jelasnya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar