#pembunuhan#kriminal#penemuanmayat

Pembunuhan di Pagardewa Bermotif Cemburu kepada Ibu Korban

( kata)
Pembunuhan di Pagardewa Bermotif Cemburu kepada Ibu Korban
Pelaku pembunuhan. Foto: Dok


Panaragan (Lampost.co): Kurang dari 24 jam, Tekab 308 Satreskrim Polres Tulangbawang Barat mengungkap pelaku pembunuhan di Pagardewa. Mayat korban ditemukan dengan leher terjerat tali di Tiyuh Bojongdewa, Kecamatan Pagardewa.

AS (25) warga Tiyuh Kibang Budijaya, RK5/ RT23 Kecamatan Lambukibang, diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap korban Erlangga. AS ditangkap pada Kamis, 3 September 2020 sekitar pukul 20.00 WIB.

“Pelaku mengakui melakukan pembunuhan terhadap korban yang bernama Erlangga Ahmad Dani dengan cara menjerat leher korban menggunakan tali tambang lalu diikat ke batang sawit. Kemudian bahu korban ditekan hingga tali mengencang dan korban kehabisan nafas,” kata Kasatreskrim Tubaba Iptu Andre, mewakili Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman, Jumat, 4 September 2020.

Kasatreskrim mengatakan motif pembunuhan adalah karena pelaku yang memiliki hubungan asmara dengan ibu korban, merasa sakit hati dan cemburu karena ibu korban suka keluar malam dan suka bermain dengan laki-laki lain.

“Pelaku berikut barang bukti telah kita amankan dan dibawa ke Polsek Tulangbawang Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Dia mengatakan kronologis penangkapan dilakukan usai melakukan identifikasi terhadap mayat anonim dengan indentitas pelajar bernama Erlangga Ahmad Dani (8), warga Tiyuh Bumiasih, Kecamatan Gunungterang. Ditemukan terikat tali tambang di leher mayat tersebut dan terikat di pelepah sawit dengan ketinggian 130 cm dari tanah. Simpul tali yang mengikat di leher korban merupakan simpul hidup. Terdapat darah dari mulut dan hidung.

"Banyak kejanggalan dalam luka mayat anonim tersebut. Ditemukan ada luka lebam di perut dekat pusar, luka lebam di paha kanan, luka lecet di perut, luka di mulut dan mengeluarkan darah dan terdapat tinja di celana mayat tersebut," kata Kasatreskrim.

Dia mengatakan setelah melakukan identifikasi terhadap mayat anonim dan menemukan kejanggalan dalam luka-luka yang dialami mayat anonim lalu pihaknya melakukan penyelidikan saksi-saksi.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar