#kk#ktp

Pembuatan KK di Bandar Lampung Bisa lewat Online

( kata)
Pembuatan KK di Bandar Lampung Bisa lewat <i>Online</i>
Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung A. Zainuddin. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost) -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung meluncurkan program Pelayanan Melalui Online Masyarakat Duduk Manis (Permen Manis). Program ini bertujuan memudahkan warga mendapatkan pelayanan dokumen kependudukan. 

Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung A. Zainuddin mengatakan inovasi baru tersebut baru bersifat uji coba dan sudah dimulai sejak 20 April kemarin. 

"Caranya dengan membuka laman Disdukcapil Kota Bandar Lampung di Disdukcapil.bandarlampungkota.go.id. Jadi, masyarakat bisa memanfaatkan sarana komunikasi dan teknologi melalui ponsel," ujarnya, Kamis, 22 April 2021. 

Baca: Lambar Mulai Terapkan Bayar PBB Secara Online

 

Program Permen Manis ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Eva Dwiana yang menginginkan pelayanan publik di Kota Bandar Lampung harus lebih baik, cepat, efisien, dan efektif.

"Ini sejalan misi orientasi pemerintahan yang baik, menjalin kemitraan dengan masyarakat, sekaligus tindak lanjut dari Permendagri Nomor 7 Tahun 2019 tentang pelayanan dokumen kependudukan melalui online," kata dia. 

Jika warga ingin mengganti data Kartu Keluarga (KK), maka si pemohon cukup meng-upload KK asli, surat keterangan nikah orangtua, dan keterangan kelahiran anak. Setelah itu, pemohon mem-posting foto selfie memegang KK asli.

"Intinya adalah orang yang namanya ada di KK bisa melakukan itu. Setelah diproses, akan kami ketik dan diterbitkan dalam bentuk Pdf," lanjut dia.

Zainuddin menyebut, setidaknya ada tiga keuntungan program ini. Pertama, memanfaatkan sarana teknologi dalam mengatasi permasalahan di masa pandemi. 

"Kedua, masyarakat tidak perlu datang ke Kantor Dukcapil. Ketiga, lebih efektif dan efisien terutama dalam segi waktu," ujar dia. 

Zainuddin berharap, warga yang belum memiliki dokumen kependudukan atau yang ingin memperbarui data hendaknya segera melengkapinya dengan dua cara.

"Bisa dengan cara manual dengan datang langsung dan yang kedua bisa memanfaatkan sarana komunikasi melalui teknologi yang telah kami sediakan," katanya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar