#Imunisasi#MR#Dinkes#Lampung#Selatan

Pemberian Vaksin Campak MR Dilaksanakan Hingga Akhir Tahun 2018

( kata)
Pemberian Vaksin Campak MR Dilaksanakan Hingga Akhir Tahun 2018
Ilustrasi imunisasi MR. (Dok.Lampost.co)

KALIANDA (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan menyatakan pemberian imunisasi campak mealeas dan Rubella (MR) dilaksanakan hingga Senin (31/12/2018) mendatang. Pasalnya, ada kebijakan baru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

"Ya, kini ada kebijakan baru dari pihak Kemenkes RI yakni kekurangan jumlah sasaran penerima vaksin Campak dan MR dengan target minimal 95 persen, masih ditunggu hingga  31 Desember 2018 mendatang," kata Kepala Dinkes Lamsel Jimmy Baggas Hutapea, belum lama ini.

Menurut Jimmy, target minimalnya pemberian imunisasi Campak dan MR mencapai  95 persen. 

"Maka, bisa lebih baik lagi, kalau kekurangan 3 persen ini dapat dicapai dalam kurun waktu 2-3 hari ini. Teman-teman di bawah juga terus berupaya kok agar dapat mencapai target minimal itu," katanya.

Dia menjelaskan, Kecamatan Merbau Mataram menjadi daerah yang paling rendah di Kabupaten Lampung Selatan dalam pemberian vaksin MR tersebut.

"Di Merbau Mataram sasarannya memang tidak terlalu banyak, tapi cakupan di sana paling rendah. Makanya, melalui kepala puskesmas dan camatnya kita minta agar mereka memberikan imbauan dan ajakan kepada para orang tua, terkait pemberian vaksin tersebut. Sebab, memang sangat penting. Mudah-mudahan, ada perubahan setelah diberikan pemahaman,"jelasnya.

Jimmy menegaskan, untuk kedepannya walaupun masa kebijakan pemberian vaksin secara massal itu telah habis, pemberian vaksin tersebut tetap berlaku dan gratis.

"Inikan program nasional. Jadi yang namanya program nasional itu gratis continue-nya. Sama seperti DPT, Polio, BCG dan hepatitis kan sudah program nasional, termasuk mungkin MR ini nanti,"tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, Pemberian imunisasi masal campak Maeles dan Rubella (MR) pada hari terakhir kemarin atau Rabu (31/10/2018) lalu telah mencapai 252.172 orang atau 92, 04 persen dari jumlah sasaran 273.968 orang.

 

 

Juwantoro



Berita Terkait



Komentar