#kementerianInvestasi#IbuKotaBaru

Pembentukan Kementerian Investasi Dinilai Terkait Ibu Kota Baru

( kata)
Pembentukan Kementerian Investasi Dinilai Terkait Ibu Kota Baru
Direktur Eksekutif Para Syndicate Ari Nurcahyo. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto


Jakarta (Lampost.co) -- Direktur Eksekutif Para Syndicate Ari Nurcahyo menilai pembentukan Kementerian Investasi berhubungan dengan pemindahan ibu kota baru di Kalimantan Timur. Pasalnya, eksekusi wacana itu butuh biaya yang sangat besar.

“Menurut kami Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin mendatangkan investasi besar untuk pemulihan ekonomi dan pembangunan ibu kota baru,” kata Ari dalam diskusi virtual, Jumat, 16 April 2021.

Ari menyebut pembentukan Kementerian Investasi sempat muncul di awal pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin, namun tertunda. Dia menduga Jokowi mendengar banyak masukan terkait rencana itu. Belakangan, urusan investasi digabung ke Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman.

“Apalagi pandemi covid-19 membuat pemerintah harus bergerak cepat mengumpulkan dana untuk menggerakkan ekonomi kembali,” ujar dia.

Namun, Ari enggan mengkritisi efektivitas pembentukan Kementerian Investasi karena belum sah terbentuk. Dia mengusulkan calon kementerian anyar itu bersinergi dengan kementerian/lembaga lain.

“Terutama juga soal pengawasannya,” tegas Ari.

Pemerintah belum secara rinci menjelaskan mengenai pembentukan Kementerian Investasi. Berdasarkan informasi, kementerian ini akan menggantikan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Artinya BKPM bakal naik level ke tingkat kementerian yang secara fungsi dan kewenangan lebih besar.   
 

Winarko







Berita Terkait



Komentar