#Hukum#JohnKei

Pembebasan Bersyarat John Kei Segera Dicabut

( kata)
Pembebasan Bersyarat John Kei Segera Dicabut
John Kei - MI/Sumaryanto Bronto

Jakarta (Lampost.co) -- Badan pemasyarakatan (Bapas) Bogor mengeluarkan keputusan untuk mencabut hak bebas bersyarat John Kei. Pencabutan hak itu karena John Kei kembali berulah.

"Berdasarkan rekomendasi sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), Kepala Bapas Bogor mengeluarkan surat keputusan pencabutan sementara pembebasan bersyarat atas nama John Refra alias John Kei," kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Rika Aprianti, di Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2020.

Surat keputusan itu terdaftar dengan nomor W10.PAS.6-PK.01.05.02-2381. Surat itu tinggal menunggu persetujuan Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham.

"Saat ini menunggu proses pencabutan pembebasan bersyarat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan," ujar Rika.

John Kei bersama anak buahnya melakukan aksi kekerasan pada Minggu siang, 21 Juni 2020. John Kei dan 29 anak buahnya diringkus setelah aksi tersebut.

Akibat peristiwa itu, seorang anak buah Nus Kei, Yustus Corwing alias ER, tewas kena bacok dan satu anak buah lainnya, Angky mengalami putus pada empat jari tangan kanan. Kemudian seorang sekuriti, Nugroho Adi Wibowo, tertabrak dan pengemudi ojek online, Andreansah, kena tembak pada bagian jempol kaki kanan.

Dalam peristiwa ini polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain; 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, tiga buah ketapel panah, dua buat stik baseball, 17 ponsel, dan sebuah dekoder hikvision.

John Kei dan anak buahnya dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Senjata Api, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP tentang Pemufakatan Jahat, Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Mereka terancam dihukum mati.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar