#Covid-19lampung#PPKM

Pembatasan Jam Malam di Lampung Berlaku di Tingkat Desa

( kata)
Pembatasan Jam Malam di Lampung Berlaku di Tingkat Desa
Ilustrasi:Medcom.id


Bandar Lampung (lampost.co) -- Lampung masuk dalam perluasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro bersama empat provinsi lain di Sumatra. Pada kebijakan itu pemberlakuan pembatasan jam malam diterapkan pada tingkat kelurahan atau desa.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana mengatakan, kebijakan itu berlaku bagi lingkungan dengan ciri zona merah dan oranye. Pada daerah dengan dua zona itu kegiatan masyarakat dibatasi hingga pukul 20.00 WIB. Lingkungan disebut zona merah jika ada lebih dari lima rumah dalam 1 RT dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dalam kurun waktu 7 hari. Pada lingkungan dengan kondisi itu dilarang ada kerumunan lebih dari tiga orang.

Penanganan dilakukan dengan pencarian kasus suspek dan pelacakan kontak erat. Kemudian melakukan isolasi mandiri terpusat dengan pengawasan yang ketat.

"Masyarakat juga dilarang melakukan kegiatan sosial yang menimbulkan kerumunan," ujar Kadiskes Lampung itu, melalui telepon, Minggu, 25 April 2021.

Lingkungan disebut zona oranye jika terdapat 3-5 rumah dengan kasus positif Covid-19 pada 1 RT dalam waktu 7 hari. Pada kondisi ini satgas menerapkan isolasi mandiri bagi pasien dan kontak erat dengan pengawasan ketat.

"Pada zona oranye juga diwajibkan menutup tempat umum kecualu tempat esensial," terangnya.

Selain itu tempat umum di lingkungan zona merah akan ditutup. Di antaranya adalah rumah ibadah, tempat bermain anak, sekolah, kecuali tempat esensial.

Sedangkan suatu lingkungan disebut zona kuning jika terdapat 1-2 rumah dengan kasus dalam 1 RT selama 7 hari. Pengendalian dilakukan dengan menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar