stadiontubabakementerianpupr

Pembangunan Stadion Internasional Tubaba Telan Rp50 Miliar 

( kata)
Pembangunan Stadion Internasional Tubaba Telan Rp50 Miliar 
Ilustrasi.Dok


PANARAGAN (Lampost.co) -- Pembangunan Stadion Sepakbola berskala internasional di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) diperkirakan menelan dana sekitar Rp50 miliar. Pendanaan diusulkan masuk dalam kegiatan Kementerian PUPR.

Untuk itu Bupati Tubaba, Umar Ahmad bersama jajarannya di Dinas PUPR akan mempresentasikan rencana pembangunan tersebut kepada Kementerian PUPR karena pendanaan masuk APBN.

"Saat ini kami sedang menunggu jadwal dari Kementerian PUPR untuk mempresentasikan stadion itu. Untuk pembangunannya diperkirakan di pertengahan tahun depan. Dengan target selesai satu tahun," ujar Sadarsyah Kabid Perencanaan Bina jasa dan Kontruksi mewakili Kadis PUPR Tubaba Iwan Mursalin, Jumat 4 Desember 2020.

Sadar menjelaskan saat ini pihaknya dengan Kementerian PUPR  sedang mengkaji untuk menentukan titik lokasi pembangunan stadion tersebut. Sementara, pihaknya merencanakan lokasi pembangunan di sekitar wilayah ibukota kabupaten.

"Ada tiga opsi untuk lokasi pembangunan stadion tersebut, yakni, Brebes, Tiyuh Panaragan, Bujung Anaw, Ponorogo, dan Tiyuh Gunung Katun. Ketiga lokasi ini dalam proses penilaian untuk penentuan lokasi pembangunan yang dianggap strategis," kata dia.

Terkait anggaran lanjutnya, anggaran pembangunan stadion tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp50 miliar yang menggunakan dana APBN.

"Anggarannya sedang berjalan, kami da Kementrian PUPR sedang mengestimasi biaya yang dibutuhkan untuk membangun stadion tersebut. Perkiraannya bisa mencapai sekitar Rp50 miliar. Itu yang sedang kami kaji untuk diusulkan ke Kementerian PUPR," ungkapnya.

Dia mengatakan pembangunan stadion tersebut melibatkan pendekar arsitektur nusantara Yori Antar sebagai agar berbentuk unik dengan tribun terbuka setengah lingkaran. Kursi penonton juga dibuat dari penataan batu dan rumput hijau yang berkesan menyatu dengan alam.

"Dalam desain lapangan dibuat berstandar internasional. Dengan begitu kami harap stadion ini menjadi stadion percontohan," ujarnya.

Untuk mekanisme pengerjaannya, lanjutnya, akan dibuka lelang Kementerian PUPR. "Penunjukan penyedia mekanismenya, yaitu barang dan jasa dari kementerian PUPR dengan sistem lelang," ujar dia.

Untuk itu, diharapkan masyarakat dapat mendukung pembangunan stadion tersebut. Mengingat, saat ini Tubaba belum memiki lokasi pusat olahraga, sedangkan tubaba sudah dilirik menjadi salah satu lokasi olahraga dan berwisata. 

"Stadion ini menjadi salah satu ikon kabupaten. Harapannya stadion ini akan menjadi rujukan bagi kabupaten lain," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar