#PlazaLiving

Pembangunan Plaza Living Dapat Catatan Khusus dari DPRD

( kata)
Pembangunan Plaza Living Dapat Catatan Khusus dari DPRD
Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung saat meninjau lokasi pembangunan Plaza Living, di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kamis, 1 Juli 2021. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT 328 sebagai owner atau pemilik lokasi pembangunan Plaza Living di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, mendapat empat catatan khusus dari Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung terkait proses pelaksanaan pembangunan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung, Hanafi Pulung, saat meninjau lokasi pembangunan mengatakan catatan khusus diberikan terutama soal dampak pembangunan jangka panjang. Dikhawatirkan setelah pondasi bangunan berdiri bukan memberikan manfaat justru berakibat buruk terhadap warga sekitar.

Baca juga: Plaza Living Cuek Meski Dihujani Protes

"Ada empat catatan dari kami (Komisi I DPRD), pertama soal volume gorong dan aliran sungai tidak sesuai sehingga ketika air besar bisa menimbulkan banjir. Kedua rencananya akan dibangun embung, itu harus memperhatikan jarak dari bibir sungai," ujarnya, Kamis, 1 Juli 2021.

Kemudian yang ketiga aktifitas keluar masuk kendaraan pengangkutan material mengakibatkan pinggir badan jalan turun dan hasilnya pernah terjadi kecelakaan di depan Plaza Living.

"Yang keempat bahwa sesuai aturan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), daerah Gedong Meneng - Rajabasa adalah zona pendidikan, maka kami (DPRD) meminta Pemkot untuk mengkaji ulang izin yang sudah dikeluarkan," kata dia.

Selanjutnya DPRD Kota Bandar Lampung melalui Komisi I akan menjadwalkan pemanggilan kepada pemkot setempat dan manajemen Plaza Living, untuk membahas tentang Perda RTRW tersebut.

"Oleh sebab itu kami meminta agar segala proses aktifitas pembangunan di lokasi ini agar dapat dihentikan sementara, mengingat beberapa point yang disebutkan tadi belum terealisasi," katanya.  

Ditempat yang sama pengawas kontruksi dari PT 328, Yosep mengatakan hasil peninjauan Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung itu, selanjutnya akan disampaikan ke kantor pusat.  

"Saya tidak bisa memberikan tanggapan secara langsung, nanti hasil peninjauan ini akan saya sampaikan terlebih dahulu ke kantor pusat," ujarnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar