#proyek#pembangunanpasar#beritalampura

Pembangunan Pasar Tatakarya Tanpa Plang Proyek

( kata)
Pembangunan Pasar Tatakarya Tanpa Plang Proyek
Lokasi pembangunan pasar di Desa Tatakarya. Lampost.co/Fajar Nofitra

KOTABUMI (Lampost.co) -- Impian masyarakat Desa Tatakarya, Kecamatan Abung Surakarta memiliki pasar representatif akhirnya terwujud pada tahun ini. Pasalnya, pengerjaan bangunan tersebut telah mulai dilaksanakan, namun tidak diketahui secara rinci prospek pengerjaannya karena tidak ada plang nama proyek dan konsultan pendampingnya.

Dari pantauan Lampost.co dilapangan tidak ada plang proyek sehingga tidak diketahui secara pasti kejelasannya. Namun masyarakat disana merasa bersyukur dengan dilaksanakannya pembangunan tersebut. Hal itu dikarenakan mereka telah lama menanti dan selama ini yang ada tidak seperti diharapkan.

"Alhamdulillah mas, di tahun ini pasar kebanggan kami sudah mulai dibangun oleh pemerintah. Mudah-mudahan akan bisa menambah hasil masyarakat, serta Pendapatan Asli Daerah (PAD),”kata Putra (34), salah satu warga kecamatan setempat, Minggu, 8 September 2019.

Dengan baiknya penataan pasar disana, menurut mereka akan mengundang masyarakat datang melakukan aktivitas warga. Sehingga meningkatkan pendapatan para pedagang dan disana secara otomatis meningkatkan pendapatan asli daerah juga. “Sudah lama kami menunggu untuk dibangunnya pasar ini, saya secara pribadi dan para pedagang di pasar ini sangat merasa senang sekali. Kalau melihatnya bagus, pasti indah dipandang mata. Dan memancing orang datang," tambahnya.

Hal itu diamini satuan kerja leading sektor kegiatan tersebut, yakni Pemda Lampura melalui Dinas Perdagangan setempat. Menurut Kadisdag, Wanhendri pembangunan pasar itu adalah proyek Kementerian Perdagangan yang bersumber dari APBN. Dan diberi nama Tugas Perbantuan (TP) melalui Dinas Perdagangan setempat.

Kalau soal plang papan nama, itu masih dalam proses karena pembangunannya baru saja dimulai. Kemungkinan akan dipasang, Senin, 9 September 2019," kata dia.

Fajar Nofitra

Berita Terkait

Komentar