#PLAZALIVING#BERITABANDARLAMPUNG

Pembangunan Jaring Gorong-gorong di Nunyai Hasil Swadaya Masyarakat

( kata)
Pembangunan Jaring Gorong-gorong di Nunyai Hasil Swadaya Masyarakat
Pembangunan plaza living. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pembangunan jaring-jaring di sepanjang gorong-gorong yang bersebelahan dengan pembangunan Plaza Living di Nunyai, Rajabasa, Bandar Lampung adalah hasil swadaya masyarakat. 

"Jaring besi itu merupakan hasil swadaya kami para masyarakat. Karena kami hingga kini masih memutar otak bagaimana cara agar meredam banjir yang selalu terjadi di pemukiman," ujar Ketua RT 04 LkII, Nunyai, Rajabasa, Afrizal Syani, melalui telepon, Rabu, 28 April 2021. 

Jaring besi tersebut sengaja dipasang oleh warga untuk menyaring sampah yang terus berdatangan sehingga gunanya jaring untuk menyaring agar gorong-gorong sepanjang jalur drainase tidak mampet. 

"Kami buat itu biar gak mampet tujuannya. Ya karena kalau dibiarin aja kan mana drainasenya kecil dan sempit jadinya air itu meluap ke pemukiman," katanya.

Afrizal mengatakan bahwa dalam pengerjaan jaring tersebut tak ada bantuan dari pihak pengembang Plaza Living baik bantuan dana maupun tenaga. 

"Kami ngerjain itu kan (jaring) tidak jauh dari pembangunan Plaza Living. Tapi tidak ada bantuan dari pihak pengembang. Bahkan, mereka tidak memberikan solusi seperti apa baiknya atau lainnya," terangnya. 

Seorang warga mengatakan seluruh warga terlihat kompak dalam mencari solusi permasalahan banjir yang hampir mengenai 300 permukiman tersebut. 

"Kami selalu sering ada pertemuan, tukar pikiran cari jalan bagaimana solusinya. Memang ini dengan dana yang pas-pasan dan peralatan seadanya. Karena setiap hujan bentar aja banjir, kami harus cari cara," ujar Asep.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar