#proyeksiluman#beritalamsel#pembangunan

Pembangunan Jalan di Desa Bangunan Diduga Proyek Siluman

( kata)
Pembangunan Jalan di Desa Bangunan Diduga Proyek Siluman
Beberapa pekerja saat menggelar material sabes pada proyek pembangunan jalan lingkar lapangan sepakbola Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Lampung Selatan. Lampost.co/Armansyah

KALIANDA (Lampost.co) -- Proyek pembangunan jalan lingkar lapangan sepakbola Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, diduga siluman. Pasalnya, hingga kini belum diketahui kontraktor mana yang mengerjakan.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, proyek peningkatan jalan lingkar tersebut tidak dilengkapi papan plang poyek. Sehingga, masyarakat tidak tahu siapa yang mengerjakan dan berapa besar anggaran proyek tersebut.

Menurut keterangan, Edi salah satu pekerja mengaku tidak mengetahui siapa pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Bahkan, ia tidak tahu volume panjang dan besaran nilai proyek tersebut.

"Enggak tau punya siapa. Apalagi kalau panjang dan nilai anggarannya saya enggak tau, mas. Yang saya tau jalan ini mau dibangun jalan rabat beton dengan lebar cuma tiga meter dan saya hanya diperintahkan Pak Sakimin selaku kepala Tukang untuk gelar material sabes," kata dia, Kamis, 3 Oktober 2019.

Hal senada diungkapkan, Suprapto, warga Dusun III, Desa Bangunan. Dia mengaku tidak mengetahui pihak kontraktor yang mengerjakannya. Dia hanya tahu bila jalan lingkar tersebut dibangun rabat beton. "Sudah ada sekitar 3-4 hari ini mereka kerja. Tapi, saya enggak tau siapa yang ngerjainnya. Cuma sebelumnya itu disuruh Pak Kadus gotong-royong pembersihan jalan lingkar itu karena mau dibangun," kata dia.

Sementara itu, Camat Palas, Rika Wati mengatakan pihaknya hingga kini belum mendapatkan tembusan dari pihak kontraktor mengenai proyek pembangunan jalan lingkar lapangan sepakbola Desa Bangunan. "Saya enggak tau belum ada laporan kepada saya. Tapi, beberapa waktu lalu Pak KUPTD Penguji Kontruksi Bangunan Kecamatan Palas yang lapor secara lisan bahwa mau ukur ulang bersama konsultan," kata dia.

Terpisah, Kepala UPTD Penguji Kontruksi Bangunan Kecamatan Palas, Selamet mengaku hingga kini dirinya juga belum mengetahui siapa yang mengerjakan proyek tersebut. Namun, ia mengaku proyek itu berasal dari anggaran APBD Lamsel.

"Saya juga belum tahu. Hingga saat ini saya belum ketemu sama orangnya (kontraktor, red). Tapi, saya sudah dikasih tau dari Dinas PUPR Lamsel kalau ada proyek itu, ada pembangunan jalan rabat beton dengan panjang sekitar 500 meter lebih," kata dia.

Mengenai papan informasi, kata Selamet, dirinya telah mengintruksikan kepada seluruh jajarannya yang bertugas pengawasa proyek diwilayah itu agar mengutamakan pemasangan papan informasi sebelum dimulai pembangunan. Sebab, papan informasi itu dinilai penting untuk keterbukaan informasi bagi publik. "Saya sudah kasih tau ke para pengawas lapangan kami, supaya kotraktor pasang plang proyek sebelum mulai pengerjaan. Sebab, mereka harus terbuka di publik," kata dia.

Armansyah

Berita Terkait

Komentar