#lampung

Pembangunan Infrastruktur Nasional Genjot Ekonomi Lampung

( kata)
Pembangunan Infrastruktur Nasional Genjot Ekonomi Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat diwawancarai di kompleks kantor gubernur Lampung di Bandar Lampung beberapa waktu lalu. (Foto:Lampost.co/Atika Oktaria)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung terus menorehkan keberhasilan dalam sejumlah bidang. Jika sektor pertanian memberi nilai yang selalu positif, kali ini sektor infrastruktur juga terus meningkat dan berkembang. 

Bahkan, pemerintah pusat banyak menjalankan proyek strategisnya di Provinsi Lampung. Seperti halnya proyek strategis Penyediaan Air Minum (SPAM) di Bandar Lampung yang diproyeksikan segera rampung pada Juni 2022.

Dilanjutkan dengan proyek besar nasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Bakauheni Harbour City, Bendungan Waysekampung dan sejumlah program lainnya yang dilaksanakan oleh kementerian PUPR dan sejumlah kementerian lain seperti BUMN. 

"Seperti proyek Bakauheni City Harbour, pembangunan proyek ini akan megah karena terdapat masjid raya, creative hub, UMKM center, dan taman budaya. Nantinya, tidak hanya menjadi mercusuar peradaban, tetapi juga penggerak perekonomian masyarakat setempat," ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, melalui keterangan tertulis, Jumat, 18 Maret 2022.

Menurutnya, sejumlah proyek nasional tersebut akan membawa kesejahteraan dan perekonomian Lampung menjadi pesat.

"Harapan bersama apabila pembangunan nasional terbentuk di Lampung, pasti membawa dampak positif dari segala sisi khususnya ekonomi kerakyatan," kata dia. 

Selanjutnya, untuk pembangunan Bendungan Margatiga yang berlokasi di Lampung Timur. Bendungan ini direncanakan memiliki tinggi mencapai 28,75 meter, panjang puncak 321,76 meter, lebar puncak 7 meter, dan luas genangan 2.313,96 hektare.

"Fungsi dari Bendungan Margatiga termasuk kategori multifungsi. Jadi, nanti ada fungsi irigasi, air baku, dan pengendali banjir. Dengan cepat selesainya bendungan ini, fungsi dari bendungan ini akan segera dirasakan oleh masyarakat," ujarnya. 

Tidak ketinggalan, proyek pembangunan stasiun kereta api bandar udara dan jembatan penyeberangan multiguna atau skybridge. 

"Dengan adanya kereta api bandara, maka akan mengefisiensikan waktu tempuh masyarakat dan wisatawan dari Bandara menuju pusat kota dan sebaliknya," jelasnya.

Menurut Arinal, capaian kepercayaan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur di Lampung mendorong semangat pemerintah provinsi Lampung untuk meningkatkan mutu dan perekonomian dalam segala sektor. 

"Pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas ditunjukkan dengan tercapainya indikator sasaran makro pembangunan. Kami dorong dengan proyek Provinsi Lampung diantaranya Kemantapan Jalan sebesar 76,04%, Rasio Elektrifikasi Rumah Tangga sebesar 99,26%. InsyaAllah Provinsi terus tunjukkan eksistensi," ujar dia.  

Gubernur Arinal juga menyatakan, akan terus mempertahankan dan meningkatkan segenap keberhasilan dan prestasi yang telah diperoleh. 

"Adapun hal-hal yang belum mencapai target, haruslah menjadi sumber inspirasi bagi semua untuk terus bekerja keras dan bekerja cerdas untuk berkarya dalam pembangunan daerah Lampung yang sama-sama dibanggakan," kata Arinal. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar