#flyover#untung#lalin#beritalampung

Pembangunan Flyover Komarudin dan Untung Tidak Ada Pengalihan Lalin

( kata)
Pembangunan Flyover  Komarudin dan Untung Tidak Ada Pengalihan Lalin
Jalan Untung Suropati tempat lokasi pembangunan flyover. (Foto:Dok.Lampost.co)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Telah dimulainya pembangunan flyover atau jembatan layang yang berada di Jalan RA. Basyid bersebrangan dengan Jalan Untung Suropati, sejak beberapa minggu ini dan saat ini masuk tahap persiapan.  Begitu juga dengan persiapan pembangunan flyover jalan Komarudin-Abdul Haq.

Dimana lokasi yang telah ditentukan untuk menjadi jalur dibangunnya flyover tersebut, saat ini tengah diratakan oleh pekerja kontruksi dengan menggunakan alat berat dan beberapa material pendukung kontruksi mulai nampak di lokasi.  

Sementara di lokasi mulai dilaksanakan tahap persiapan kontruksi tersebut, merupakan daerah pasar tradisional dengan tingkat keramaian arus lalu lintas (lalin)cukup padat, sehingga butuh penanganan khusus untuk permasalahan arus lalu lintas agar tidak terbentur antara arus perlintasan kendaraan dengan proses pelaksanaan kegiatan kontruksi. 

Maka perlu adanya rekayasa lalu lintas di lokasi pembangunan flyover tersebut. Sehingga tidak terjadi permasalahan dikemudian harinya.  

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung Ahmad Husna menerangkan untuk rekayasa laluintas di lokasi pembangunan flyover tidak terlalu rumit, sehingga tidak diperlukan untuk pengalihan arus kendaraan.

“Untuk ditahap pertama ini kendaraan masih bisa melalui sisi kiri dan kanan jalan. Dan dari Dinas PU pun sedang membongkr sisi kiri kanan jalan yang telah dibebaskan, jadi tidak jauh berbeda seperti pembangunan sebelumnya, kita manfaatkan sisi kiri dan kanan jalan,” ujar Husna, Selasa (26/3/2019).  
Menurutnya,  dengan telah diberlakukan sistem ganti rugi lahan pada bagian sisi masing-masing jalan, maka hal itu dapat mempermudah proses pelaksanaan pembangunan dan arus kendaraan pun masih dapat berjalan.  

Kemudian mengenai Analisis Dampak Lingkungan (Andalalin) pun, Husna mengatakan Dinas setempat telah mengantonginya sehingga secara prosedur kalayakan, seluruhnya telah dimiliki oleh Pemkot Bandar Lampung untuk pembangunan flyover tersebut.  
 

Deta Citrawan

Berita Terkait

Komentar