#pembangunan#korona

Pembangunan Dua Jalur di Tubaba Ditunda Akibat Korona

( kata)
Pembangunan Dua Jalur di Tubaba Ditunda Akibat Korona
Pembangunan dua jalur di sepanjang jalan utama di ibukota Kabupaten Tulangbawang Barat ditunda akibat korona.

Panaragan (Lampost.co) -- Pembangunan dua jalur di sepanjang jalan utama di ibukota Kabupaten Tulangbawang Barat ditunda akibat korona. Pembangunan akan dilanjutkan setelah ada petunjuk dari pemerintah pusat.

Penundaan tersebut dilakukan setelah Kementrian Keuangan menerbitkan surat nomor S-246/MK.07/2020 tentang penghentian proses pengadaan barang/jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik 2020.

"Sehubungan dengan mewabahnya virus korona atau covid-19 disejumlah wilayah Indonesia, kementerian keuangan memerintahkan seluruh gubernur, walikota/bupati menghentikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa untuk kegiatan fisik DAK 2020,"ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Tubaba, Iwan Mursalin melalui Kabid Perencanaan dan Bina Jasa Konstruksi, Sadarsyah, Selasa, 31 Maret 2020.

Dengan terbitnya surat dari kementerian keuangan tersebut, kata Sadar berimbas terhadap sejumlah pembangunan yang sudah direncananakan dalam APBD 2020, termasuk pembangunan jalan dua jalur yang telah dianggarkan sebesar Rp38 miliar. Selain jalan tersebut pemkab juga sudah menganggarkan sejumlah pembangunan jalan dan jembatan  disejumlah kecamatan termasuk pembangunan irigasi dan sarana air bersih.

"Dengan terbitnya surat dari kementerian tersebut semua kegiatan lelang sudah dihentikan. Total anggaran yang dibatalkan sekitar Rp64,7 miliar. Semua bersumber dari dana DAK 2020,"ungkapnya.

Dia menjelaskan perincian alokasi DAK fisik 2020 yang diterima dinas PUPR Tubaba adalah terbagi dua yakni kegiatan reguler sebesar Rp54,7 miliar masing-masing, untuk jalan Rp41,3 miliar, sanitasi (Rp3,2 miliar), air minum (Rp10,1 miliar).

Sedangkan, untuk penugasan sebesar Rp9,9 miliar terdiri dari kegiatan air minum Rp3,9 miliar dan kegiatan irigasi Rp6 miliar lebih.

 "Kegiatan ini akan dilaksanakan jika pemerintah pusat memberikan petunjuk baru terkait penggunaan dana DAK 2020. Kami meminta masyarakat tetap bersabar terkait dengan tertundanya pembangunan ini,"ujarnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar