#ekonomilampung#bapedda

Pembangunan di Lampung Disarankan Mencakup Lima Pendekatan

( kata)
Pembangunan di Lampung Disarankan Mencakup Lima Pendekatan
Kepala Bappeda Lampung, Mulyadi Irsan dalam kegiatan Penyusunan RKPD 2023 di Emersia Hotel, Kamis, 10 Febuari 2022. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggenjot rencana pembangunan strategis di 15 kabupaten/kota. Rencana pembangunan tersebut termaktub dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Provinsi Lampung yang berisi pemetaan potensi di masing-masing wilayah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan mengatakan, RKPD Provinsi Lampung harus tetap mengacu pada dokumen perencanaan nasional.

"Perencanaan pembangunan mencakup lima pendekatan, yakni politik, teknokratik, partisipasif, atas bawah atau top down, serta button up," kata dia, dalam kegiatan Penyusunan RKPD 2023 di Emersia Hotel, Kamis, 10 Febuari 2022. 

Baca: Ekonomi Lampung Digenjot lewat Peningkatan Produksi

 

Ia menjelaskan, Pemprov Lampung telah menyusun rancangan awal RKPD 2023 yang merupakan penjabaran tahun keempat dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024. 

"Dalam mewujudkan sejumlah program, Provinsi Lampung mempunyai modal mulai dari sisi geografis yang diuntungkan dengan letak wilayah yang strategis, serta sumber daya manusia (SDM) yang memiliki bonus demografi dengan usia produktif mencapai 70,31 persen," paparnya. 

Selain itu, kata dia, sisi sumber daya alam (SDA) di bidang pertanian, perindustrian, perdagangan, serta potensi lain seperti pariwisata juga potensial dan semakin dikenal. Namun, pertumbuhan sektor-sektor tersebut harus dipacu bersama laju ekonomi yang inklusif dan dirasakan seluruh masyarakat.

"Menyikapi upaya kemajuan daerah, peran serta masyarakat untuk Lampung jadi faktor utama. Harus ada suatu upaya sehingga bagaimana 15 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung bisa sejajar bergerak ke depan. Kita ingin Bandar Lampung, Metro, Pringsewu, dan Lampung Tengah bisa ditiru oleh beberapa wilayah lain," harapnya. 

Salah satu yang sedang menjadi perhatian adalah pemusatan kawasan industri di Pesawaran. 

"Presiden memilih Pesawaran karena merasa selama ini ekonomi berputar di Jawa. Beliau ingin adanya pemerataan yang tumbuh di Sumatra dan wilayah timur. Salah satunya di Provinsi Lampung, yakni Kabupaten Pesawaran," tutur dia. 

Sementara itu, dari sisi pariwisata, Kabupaten Pesawaran memiliki rekaman yang selalu bergerak.  

"Pembangunan pariwisata harus melibatkan masyarakat," kata dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar