#danadesa#desa

Pematangbaru Perbaiki Kantor Desa Gunakan Dana Silpa ADD dan DBH

( kata)
Pematangbaru Perbaiki Kantor Desa Gunakan Dana Silpa ADD dan DBH
Kondisi bangunan Kantor Desa Pematangbaru, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, setelah diperbaiki, Jum'at 17 Juni 2021. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Guna meningkatkan pelayanan kepada warga, Kantor Desa Pematangbaru, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, diperbaiki. Perbaikan tersebut lantaran kondisi atap, dan bangunan sudah tidak layak dipakai sehingga menghambat pelayanan.


Penjabat Kepala Desa Pematangbaru, Muslim Idrus mengatakan, tahun ini telah merealisasikan rehabilitasi kantor desa setempat. Perbaikan tersebut dianggarkan melalui Silpa anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) 2021.

"Alhamdulillah, Kantor Desa sudah kami perbaiki menggunakan anggaran silpa ADD dan DBH 2021. Perbaikan ini karena kondisinya memprihatinkan yang berdampak pelayanan kepada masyarakat terhambat," kata dia, Jumat, 17 Juni 2022.

Muslim mengaku perbaikan kantor desa tersebut menelan anggaran sebesar Rp67.447.215, yang terdiri dari Silpa ADD 2021 sebesar Rp52.447.215 dan Silpa DBH 2021 sebesar Rp15 juta.

"Hampir 19 tahun Kantor Desa Pematangbaru tidak pernah tersentuh perbaikan. Sedangkan, kondisi atap nya sudah memprihatinkan. Ya, sejak berdiri belum pernah diperbaiki, baru tahun ini ada perbaikan," kata dia.

Dengan adanya perbaikan itu, kata Muslim Idrus, ia berharap kepada seluruh perangkat desa dapat meningkatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat.

"Tentunya, harapan kita semua pelayanan bisa dimaksimalkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena kami di desa merupakan pelayan masyarakat dalam menjalankan pemerintahan di desa," kata dia.

Sementara itu, Siti Mahmuda warga desa setempat, mengucapkan syukur atas dibangunnya balai desa tersebut. Dengan adanya rehabilitasi kantor desa, pelayanan tentu akan semakin memuaskan masyarakat.

"Kalau dulu kantor desa ini sangat memperhatikan dengan kondisi atap yang banyak rusak. Jelas, pelayanan terganggu karena adanya kekhawatiran dengan kondisi tersebut. Mudah-mudahan masyarakat nyaman untuk mendapatkan pelayanan di desa," ujarnya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar