#penyekatan#bandarlampung

Pemasangan Kawat Barrier Dinilai Berlebihan

( kata)
Pemasangan Kawat Barrier Dinilai Berlebihan
Kawat barrier terpasang di penyekatan Tugu Juang Bandar Lampung. Lampost.co/MTVL/ Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktur LBH Bandar Lampung, Chandra Muliawan, mengatakan pemasangan kawat barrier (duri) di titik penyekatan lalu lintas terlalu berlebihan. 

Dia menilai penyekatan umumnya menggunakan tanda-tanda lalu lintas atau water barrier yang dijajarkan menggunakan tali.

“Di beberapa daerah lain, bahkan ibukota negara penyekatan juga dilakukan, tetapi memakai tanda-tanda lalu lintas,” kata dia. Rabu, 18 Agustus 2021. 

Chandra menganggap pemasangan itu berlebihan. Sebab, kawat barrier biasa digunakan untuk pengendalian huru-hara dan bukan untuk menekan mobilitas warga. 

“Penyekatan adalah tindak lanjut dari ditetapkannya PPKM. Kalau masih kondusif kami rasa tidak perlu dipasang barrier, karena tidak ada huru hara disini,” ujarnya. 

Dia berharap adanya penyekatan tidak membuat masyarakat merasa tertekan. “Tidak harus begitu, pakai saja tanda-tanda lalu lintas,” kata dia.

 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar