#pajak#wajibpajak

Pemasangan Tapping Box Kurang 16 Buah Lagi dari Target 

( kata)
Pemasangan <i>Tapping Box</i> Kurang 16 Buah Lagi dari Target 
Ilustrasi.Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menargetkan memasang 500 alat perekam transaksi atau tapping box di seluruh tempat usaha wajib pungut. Sejak 2019 hingga kini sudah terealisasi 484.

 

Alat tersebut seluruhnya terpasang di tempat usaha mulai dari rumah makan, restoran, tempat hiburan, hotel, dan lainnya yang merupakan wajib pungut. Pemasangan alat tersebut guna menunjang pendapatan daerah.

Kepala Bidang (Kabid) Pajak Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung, Andre Setiawan melalui Kasubag Pengawasan Ferry Budhiman mengatakan sampai saat ini terhadap wajib pungut berdasarkan arahan KPK RI untuk dipasangkan tapping box guna meminimalisasi adanya praktek curang dalam penyetoran pajak. 

"Total pemasangan kita seluruhnya sudah 484 alat dengan perincian 300 alat pada 2019 dan tahun ini baru dipasang 184 alat dari total yang ditargetkan 200. Jadi masih kurang 16 lagi," ujar Ferri, Kamis 5 November 2020.

Namun, sampai saat ini BPPRD masih kesulitan menangani persoalan tempat usaha yang menolak untuk pemasangan tapping box tersebut dengan alasan SDM yang tidak mempuni untuk mengoperasikan alat.

"Kalau teguran sudah kami layangkan, pendekatan persuasif juga selalu kami lakukan, hanya saja mereka (pemilik tempat usaha) tidak mau dipasangkan tapping box dengan banyak alasan. Terkait sanksi kami masih tunggu kebijakan pimpinan," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar