#posyandu#kesehatan

Pelayanan Kesehatan Maksimal Perlu Didukung Kapasitas Kader Posyandu

( kata)
Pelayanan Kesehatan Maksimal Perlu Didukung Kapasitas Kader Posyandu
Ketua Tim Penggerak PKK Way Kanan Dessy Afriyanti Adipati saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas kader posyandu di Gedung Serbaguna, Rabu, 22 Januari 2020. Dok.

Way Kanan (Lampost) -- Pelayanan  kesehatan dan sosial dasar yang maksimal kepada masyarakat harus ditunjang peningkatan kapasitas kader posyandu. Sebab, kader berperan besar sebagai pemberi informasi kesehatan sekaligus penggerak agar masyarakat untuk datang ke posyandu dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Way Kanan Dessy Afriyanti Adipati saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas kader posyandu di Gedung Serbaguna kabupaten setempat, Rabu, 22 Januari 2020. Dia menjelaskan posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama guna memberdayakan serta memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar.

Posyandu sebagai perwujudan dari peran serta masyarakat tidak serta merta hadir dan bergerak dengan sendirinya, dukungan pemerintah terhadap keberadaan dan kesinambungan posyandu terus diupayakan.  Berbagai kebijakan telah dibuat dengan  bermacam kegiatan dan program yang telah dilaksanakan agar posyandu tetap eksis dan menjadi gerbang terdepan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu permasalahan paling dasar dalam penyelenggaraan posyandu adalah masih kurangnya pengetahuan kader baik dari sisi akademis maupun teknis. Padahal, kader merupakan ujung tombak dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan di posyandu.

Keberadaan kader menjadi hal yang sangat penting dan strategis ketika pelayanan yang diberikan ke masyarakat dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan derajat kesehatan. Hal itu pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Untuk itu, saya berharap pada akhirnya membuat masyarakat selalu berperilaku hidup sehat dengan upaya penyehatan lingkungan, memasyarakatkan keluarga sadar gizi dan yang tak kalah pentingnya kesehatan ibu, bayi, dan anak balita di Way Kanan tetap terjaga," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar