#rumahsakit#akreditasi#beritatubaba

Pelayanan BPJS di RSUD Tubaba Tetap Berjalan 

( kata)
Pelayanan BPJS di RSUD Tubaba Tetap Berjalan 
Rumah sakit umum daerah (RSUD) Tulangbawang Barat- Lampost/ Merwan

PANARAGAN (Lampost.co)-- Meskipun belum mendapatkan penilaian akreditasi dari Kementerian Kesehatan, Rumah sakit umum daerah (RSUD) Tulangbawang Barat tetap melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). 
 
"Sebagai rumah sakit pemerintah, Kami tidak bisa menolak pasien. Artinya, pasien BPJS tetap kami layani dan tetap gratis meskipun kami putus kontrak dengan BPJS karena tidak bisa memenuhi syarat akreditasi," ujar Direktur RSUD Tubaba, dr. Pramono, Senin (8/7/2019). 
 
Pramono mengatakan akreditasi adalah menjadi syarat RS menjadi mitra BPJS. Untuk mendapatkan akreditasi, RS Tubaba belum siap karena terbentur infrastruktur dan sumber daya manusia.  
 
"Ada tiga syarat yang tidak bisa kita penuhi tahun ini karena belum ada instalasi gizi, laundry, dan CCSD. Ini baru siap 2020 baik infrastuktur dan SDM-nya," ujarnya. 
 
Terkait dengan pembiayaan pasien BPJS, lanjut dia, pihak rumah sakit akan menanggung semua biaya perobatan dan tindakan melalui anggaran operasional rumah sakit. Namun, tindakan operasi akan dirujuk ke rumah sakit terdekat yang bermitra dengan BPJS. 
 
"Meskipun kontrak dengan BPJS kita putus, pelayanan kepada masyarakat tetap harus berjalan, petugas medis kan sudah dibayar pemerintah, meskipun tindakan medis tidak kita kliem dari BPJS," kata dia. 
 
Untuk mempersiapkan penilaian akreditasi pada 2020, kata Pramono, rumah sakit akan melakukan pembenahan secara menyuluh baik mulai dari pelayanan hingga persiapan infrastruktur. "Target kami 2020 RS Tubaba sudah mengantongi akreditasi," kata dia. 
 
Sementara itu, Rs Asy Syifa Medika, pekan lalu sudah melakukan penilaian akreditasi. "Ya. Rs. Asy Syifa sudah dinilai. Tapi saya belum tahu memenuhi syarat atau tidak karena saya tidak hadir,"ujar Humas Rs. Asy Syifa, Majril. 
 

Merwan



Berita Terkait



Komentar