#ekbis#budidayalebah#ekonomidesa

Pelatihan Budidaya Lebah Madu Angkat Ekonomi Desa Sumberarum

( kata)
Pelatihan Budidaya Lebah Madu Angkat Ekonomi Desa Sumberarum
Pelatihan budidaya lebah madu di Desa Sumberarum. Lampost.co/Yudhi Hardiyanto


Kotabumi (Lampost.co): Pemerintah Desa Sumberaru, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, menggelar pelatihan budidaya lebah madu kepada warganya di aula kantor desa setempat, Rabu, 18 Desember 2019. Kegiatan itu dalam rangka meningkatkan perekonomian di desa setempat.

"Manakala masyarakat sadar akan kontribusi lebah yang bernilai terhadap kehidupan manusia, kita akan menghormati lebah dan berupaya melindunginya," kata Kepala Desa Sumberarum, Kecamatan Kotabumi, Bintoro.

Pelatihan itu diikuti 50 warga yang digelar selama empat hari mulai 18 - 21 Desember 2019 dengan pembiayaan dari dana desa (DD).

Bintoro berharap melalui pelatihan itu akan tumbuh peternak-peternak lebah madu baru di wilayah Lampura, khususnya Desa Sumberarum.

"Dari hasil ternak itu, minimal mampu meningkatkan ekonomi keluarga. Tidak menutup kemungkinan, bila hasilnya melimpah akan menjadi bagian dari peningkatan ekonomi desa yang di kelola badan usaha milik desa (BUMDes)," kata dia.

Di Sumberarum saat ini ada delapan warga yang telah mengembangkan lebah madu dan sudah terbukti hasilnya dapat menjadi tambahan penghasilan ekonomi keluarga.

Mulyono, selaku pemateri dari Apiari Pramuka Lampung, mengatakan lebah madu dapat menghasilkan produk turunan yang bernilai ekonomi tinggi diantaranya propolis, royal jelly, follen (tepung sari), brush (anakan lebah), lilin dan bibit.

"Tapi warga saat ini belum mengolahnya secara maksimal," kata dia.

Di kelompok binaannya, brush (anakan lebah) yang diambil setelah panen madu, dapat diolah menjadi camilan peyek. Produk tersebut saat ini laris diburu konsumen.

"Peternak lebah madu secara tidak langsung telah mendukung pelestarian alam. Karena selain membantu penyerbukkan tanaman. Peternak akan terdorong untuk menanam ragam tanaman yang bisa menghasilkan pakan bagi lebah," kata dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar