#pelangi#nuansa

Pelangi

( kata)
Pelangi
dok Lampost.co


DARI Wikipedia, pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang deras.


Siapa yang tidak takjub akan warna yang berbeda-beda tersusun apik, dengan warna mulai dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu atau violet tersebut tampak serasi melengkung dalam kesatuan melekat membentuk keindahan. Walaupun tersusun warna yang berbeda-beda, pelangi mampu memberikan keindahan yang luar biasa dengan kesan yang asri dan damai.


Berkaca dari warna pelangi yang berbeda-beda tapi mampu memberikan keserasian dan keindahan, dalam kehidupan manusia pun demikian. Banyak perbedaan dari segala segi dalam peradaban manusia saat ini. Mulai dari jenis kelamin, suku, agama, adat istiadat, bahasa, warna kulit, rambut, kurus-gemuk, pendek-tinggi, miskin-kaya, bodoh-pintar, dan masih banyak yang lainnya.


Seperti layaknya pelangi, perbedaan dalam kehidupan manusia akan berjalan serasi dan juga indah jika diselaraskan dengan menghargai adanya perbedaan. Walaupun berbeda, sebenarnya perbedaan itu adalah pelengkap dan bisa saling melengkapi.


Jika di bumi ini semua orang kaya dan berkedudukan, siapa yang akan menerima sedekah? Siapa yang akan menjadi bawahan atau buruh pekerja. Karena itu, kehidupan simbiosis mutualisme antara si kaya dan si miskin tidak akan pernah ada dan mungkin saja kehidupan di dunia ini akan terasa hambar.
Kemudian, jika semua orang di dunia ini sama-sama pintar, tidak ada yang namanya guru dan murid. Sebab, semua manusia punya pengetahuan dan keahlian yang sejajar. Tidak ada yang namanya sekolah atau perguruan tinggi.

Maka dari itulah, jika semua manusia tercipta dengan kesamaan, kehidupan juga akan terasa ada yang kurang dan hambar. Kehidupan sosial dan bermasyarakat, karier, dan pendidikan tidak akan berjalan layaknya sebuah ekosistem di alam.
Hargailah sebuah perbedaan, karena perbedaan membawa kita ke sebuah keindahan yang terbangun dalam sebuah kehidupan. Dengan perbedaan, menjadikannya sebuah harmoni dalam kehidupan.

Masih banyak sisi kehidupan kita yang diwarnai dengan perbedaan. Satu hal yang perlu kita ingat adalah jangan pernah menjadikan perbedaan sebagai satu halangan untuk bersatu, tetapi jadikan perbedaan itu sebagai salah satu unsur yang dapat membentuk dan memperkokoh persatuan dan dapat menjadikan ikatan persaudaraan yang indah karena dihiasi oleh beraneka ragam warna yang berbeda.

Setiaji Bintang Pamungkas

Berita Terkait

Komentar